Thu05032026

Last updateWIB3_WedAMWIBE_February+0700RFebAMWIB_0AMthWIB1771976133+07:00WedAMWIBE

Wisata

Talaga Biru, Destinasi Wisata Favorit

Obyek Wisata (OW) Telaga Biru

Kuningan Terkini- Obyek Wisata (OW) Telaga Biru Cicerem di Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, terus menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah.

Menurut Ketua Pengawas BUMDes Kaduela sekaligus Koordinator Event dan Entertainment Telaga Biru Cicerem, Diding Muhidin, lonjakan kunjungan mulai terasa sejak beberapa tahun terakhir, seiring dengan penataan kawasan dan inovasi wahana wisata.

“Sekarang bukan hanya wisatawan lokal, tapi juga dari luar kabupaten, luar provinsi, bahkan mancanegara. Bus pariwisata dan kendaraan besar sudah sering masuk ke sini,” kata Diding.

Telaga Biru Cicerem kata Diding, dikenal dengan warna airnya yang biru alami. Dari hasil kajian ekologis menyebutkan, warna biru tersebut dipengaruhi oleh kedalaman telaga serta hamparan pasir putih di dasar air.

“Ini bukan sekadar nama, tapi memang warna airnya biru. Itu yang jadi keunikan utama,” ujarnya.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung lanjut Diding, pengelola menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari spot foto ayunan tunggal dan ganda, ayunan burung, dermaga selfie, perahu dayung, hingga gazebo untuk bersantai. Selain itu, tersedia pendopo dan sanggar yang dapat digunakan untuk kegiatan rombongan seperti family gathering.

“Inovasi terbaru yang menarik perhatian adalah wahana Jeep Offroad yang telah berjalan sekitar enam bulan terakhir. Wahana ini menawarkan dua paket, yakni rute 4 kilometer dengan tarif Rp400 ribu dan rute 6 kilometer seharga Rp500 ribu per unit Jeep dengan kapasitas maksimal empat orang,” terangnya.

Untuk tiket masuk kawasan wisata, pengunjung dikenakan tarif Rp15 ribu. Sementara wahana tambahan dikenakan biaya terpisah, seperti ayunan Rp8 ribu, perahu dayung Rp10 ribu per orang, serta jasa fotografer Rp10 ribu untuk tiga foto. Wisata Telaga Biru Cicerem buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.30 WIB, dengan toleransi pengunjung berada di area hingga pukul 18.00 WIB.

“Kedepan, pengelola berkomitmen melakukan penataan ringan tanpa menghilangkan karakter alam kawasan tersebut. Ini wisata alam. Inovasi ke depan lebih ke penataan supaya nyaman, tapi tetap menjaga keaslian alamnya,” tutup Diding.(TU)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing