Kuningan Terkini - Keberhasilan Pemkab Kuningan memperoleh dan mempertahankan hingga tujuh kali berurut-turut predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI mendapat tanggapan dari pemerhati Kebijakan Kuningan, Sujarwo. Menurutnya, hal ini sudah selayaknya mendapat apresiasi. Terlebih, keberhasilan ini diraih saat Kabupaten Kuningan menempati ranking pertama lonjakan kemiskinan tingkat Jawa Barat.
Selain itu kata Mang Eewo, sapaan akrabnya, keberhasilan ini diraih saat adanya keprihatinan anggaran karena kebijakan refocusing anggaran dampak dari pandemi covid 19 yang sdh memasuki tahun ke 2. Keberhasilan mempertahankan predikat WTP hingga ke 7, walaupun merupakan hasil kerja kolektif dari SKPD dibawah kepemimpinan H. Acep Purnama dan M Ridho Suganda.
Selain itu terang Mang Ewo, apresiasi plus juga sangat layak diterima Inspektorat Kabupaten yang kerap dipandang mempunyai hubungan kerja yang lebih erat dengan BPK, juga BPKAD Kuningan sebagai SKPD yang berkontribusi maksimal pada proses peroleh predikab WTP.
“Kendati 7 kali sudah diraih predikat WTP, tentunya tak ada jaminan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Kuningan, benar-benar bersih dan tak terjadi perilaku menyinpang dan berpotensi menjadi persoalan hukum,” katanya, Senin (24/05/2021).
Setidaknya tegas Mang Ewo, predikat WTH diharapkan dapat menjadi rambu dan pengingat bagi penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Kuningan untuk tetap berperilaku sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta tetap amanah.
“Alangkahb tidak elok jika setelah menerma predikat WTP, terlebih untuk yang ke 7 kalinya, esok atau lusa masyarakat dikejutkan dengan adanya persoalan hukum yang menimpa siapapun yang menjadi Pengambil Kebijakan di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.(j’ly).