Pemerintahan

Mang Eewo: Lelang Jabatan Harus Tranparan

Sujarwo

Kuningan Terkini - Seleksi Terbuka bagi jabatan tinggi pratama untuk mengisi 6 (enam) posisi JPT yang kosong mendapat sorotan dari berbagai kalangan, salah satunya dari pengamat kebijakan Kuningan, Sujarwo. Menurutnya, hasil lelang jabatan harus dilakukan secara trnsparan dan diumumkan secara terbuka.

“Ketika kebijakan rekrutment Aparatur Sipil Negara untuk dapat mendapat amanah pada posisi JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi) Pratama melalui mekanisme open bidding (lelang jabatan), tentunya memiliki konsekwens,i siapa yang akan mendapat kepercayaaan sebagai Kepala SKPD (Kadis dan Kaban) dengan posisi eselon 2 b,” kata mang Ewo sapaan akrabnya, Senin (15/11/2021).

Faktor usia kata Mang Ewo, tidak mutlak menjadi elemen terpenting. Artinya, jika dari hasil tahapan seleksi yang diselenggarakan oleh Pansel yang melibatkan beberapa akademisi dari berbagai Universitas ternama di Bandung, menghasilkan sosok muda ASN lebih unggul dari segala aspek penilaian.

“Sudah tentu Bupati tidak ada alasan untuk tidak melantiknya. Jika faktor usia ASN masih menjadi bahan pertimbangan kebijakan Bupati selaku pengguna, dikhawatirkan masyrakat akan memandang sinis terhadap proses lelang jabatan yang tentunya telah menyedot anggaran ratusan juta rupiah itu,” terangnnya.

Seperti diketahui, lelang jabatan ditujukan untuk mengisi 6 posisi JPT yang kosong. Diantaranya, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah.(j’ly)


Fishing