Kuningan (KaTer) - Menyongsong pesta demokrasi yang bakal berlangsung beberapa minggu lagi, para koordinator saksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) dibekali Training Of Trainer (TOT). Dengan pembelakan ini, diharapkan para kader dan koordinator saksi mampu menjadi trainer bagi kader, simpatisan, dan para saksi PDI Perjuangan lainnya yang ada di Kuningan. Demikian disampaikan anggota komisi III DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Drs Muhammad Nurdin MM saat memberikan sambutan pada pembekalan TOT para saksi PDI Perjuangan di Gedung Sanggariang kemarin, Minggu (9/3/2014).
Menurut Nurdin yang juga sebagai calon DPR RI Dapil Jabar X (Kuningan, Ciamis, Banjar) dengan nomor urut 1, pembekalan TOT merupakan hal penting. Karena, tugas saksi itu tidak mudah. Para saksi perlu dilatih dan dibekali terkait kegiatan teknis pemilu di lapangan.
“Dalam pemilu kali ini, ada peraturan baru yang harus dipahami oleh para saksi. Jadi, pelatihan itu menjadi penting untuk menambah wawasan para saksi pada pemilu nanti. Misalnya, bagaimana melaporkan kemenangan partai dan juga mengenai partai lain, Kan ada 12 partai yang ikut,” katanya.
Setelah itu kata Nurdin, lihat urutannya, siapa yang paling banyak suaranya. Jadi, tentukan dulu jumlah suara partai, supaya tahu berapa kursi yang didapat oleh partai. Kemudian, berapa orang yang memperoleh suara terbanyak, lalu siapa saja orangnya yang mendapatkan suara tersebut.
“Untuk koordinator saksi, satu koordinator saksi untuk 10 TPS. Ini dimaksudkan untuk mengawal kegiatan pemilu yang ada di 2 Ribu TPS di Kuningan, ini sesuai dengan peraturan yang berlaku,” terangnya.
Nurdin menegaskan, kader dan saksi PDI Perjuangan dilatih di sini supaya nanti saat bekerja di lapangan tidak salah dalam perhitungan dan pengawasan suara. Itu yang harus dijaga dan sangat diperlukan. Selain itu, TOT ini merupakan perintah dari DPP PDI Perjuangan.
”Yang jelas, melalui kegiatan ini, kader PDI Perjuangan di Kabupaten Kuningan semakin berkualitas dan cerdas dalam melaksanakan tugas kepartaian. Utamanya yakni bagaimana menjaga citra partai di masyarakat dalam pemenangan 2014. Kegiatan pelaksanaan TOT secara keseluruhan dilakukan secara gotong royong, baik dari tingkat DPP, DPD maupun DPC PDI Perjuangan. Untuk pembiayaan, seuanya berasal dari fraksi,” pungkasnya.(AND)