Kuningan (KaTer) - Potensi rawan kecurangan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilu mungkin saja terjadi. Untuk menghindari setiap tindak kecurangan tersebut, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan menerjunkan 3411 saksi untuk mengawasi jalannya pemilu khusnya di Kabupaten Kuningan. Hal ini diungkapkan Ketua DPD PAN Toto Suharto saat memberikan pelatihan saksi di RM Lembah Ciremai, Senin (11/3/2014).
“Untuk biaya honor saksi pun kita sudah siapkan. Jadi kita gak main-main,” kata Toto.
Pada pileg 2014 ini, pihaknya menargetkan kursi parlemen di tingkat Kabupaten sebanyak 12 kursi, dari semula hanya 6 kursi. Dapil 2, 4 kursi ditambah dari dapil lainnya sehingga target 12 kursi cukup realistis.
“Meskipun dapil Kuningan 2, konon katanya dapil neraka, 4 wakil kita bisa tembus lah. Karena target 12 kursi sudah berdasarkan survei. Tiap dapil aja benderanya biru semua. Pokoknya Kuningan jadi biru, dan Bupati Kuningan 2018 juga dari biru,” ujarnya.
Sementara, Pengurus DPW PAN Jabar, Heri Darmawan menuturkan, jumlah saksi se-Jabar dari PAN totalnya mencapai 90 ribu orang. 70 persennya sudah diberikan pelatihan saksi. “Selain di TPS, PAN juga mengadakan saksi diluar TPS yang salah satu tugasnya adalah menjemput yang tidak hadir,” terangnya. (DHE)