Kuningan (KaTer) - Jumlah angka partisipasi pemilih pada Pileg Pemilu 2014 mencapai 68,09 persen. Meski ada peningkatan dibanding tahun lalu yang mencapai 64,52 persen, namun paartisipasi pemilih tidak sesuai target yang diharapkan, yaitu sebesar 70 hingga 75 persen. Demikian disampaikan anggota KPU Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Asef Z Fauzi, Kamis (24/4/2014).
“Memang, target secara nasional jumlah angka partisipasi pemilih mencapai 70 persen. Kalau secara angka, memang di luar target. Namun, kami tetap bersyukur partisipasi pemilih bisa meningkat,” katanya.
Meningkatnya jumlah partisipasi pemilih kata Asfa sapaan akrabnya, atas kerjasama dan dukungan serta kerja keras semua pihak, baik penyelenggara maupun masyarakat pada umumnya.
“Partisipasi pemilih di Kuningan sudah cukup baik. Namun, yang terpenting bagi kami yakni proses pemilu baik dari tahap awal hingga akhir bisa berjalan lancar dan kondusif. Itu yang perlu kita syukuri sebagai penyelenggara pemilu,” katanya.
Salah satu penyebab masih kurang maksimalnya partisipasi pemilih masih kata Asfa,karena kecilnya minat para perantau untuk menyalurkan hak suara. Selain itu, masyarakat di daerah pelosok atau perdesaan yang berprofesi selaku petani dan buruh, masih kurang berpartisipasi dalam mencoblos dengan alasan kesibukan di ladang atau sawah.
“Untuk merubah paradigma berfikir masyarakat, tidak mudah. Diperlukan kerja keras dan upaya berkelanjutan. Di sela-sela menuntaskan tahapan akhir Pileg, kita akan gencar kembali melakukan sosialisasi Pemilu. Hal itu tak lain supaya partisipasi pada Pilpres depan lebih tinggi,” pungkasnya.(AND)