Politik

JK Perjuangkan Aspirasi Tanah Ulayat

Calon wakil Presiden RI, Jk berfoto bersama dengan tetua adat Jawa Barat.

Bandung (KaTer) - Meski jadwal sangat padat, Calon Wakil Presiden Ri, Yusuf Kalla bersedia hadir untuk menemui tetua adat Jawa Barat yang biasa disebut Olot, di Kawasan Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung, Rabu kemarin (28/5/2014). Selain dialog intensif bersuasana heart to heart antara 16 perwakilan tetua adat Jawa Barat, calon wakil Presiden RI Yusuf Kalla juga menyampaikan visi dan misinya dalam pencapresannya.

“Saya tidak menyangka Pak JK bersedia hadir menemui para Olot di tempat saya (Alam Santosa – Pasir Impun, Red). Padahal, jadwalnya sangat padat,” papar Eka Santosa, Ketua DPW Partai NasDem yang juga sebagai Pangaping BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, selaku tuan rumah pertemuan khusus ini.

Usai aspirasi dari masyarakat adat yang tergabung pada BOMA dibeberkan secara apa adanya, Jusuf Kalla merangkumnya diselingi penyampaian visi dan misi pencapresannya. Menyinggung aspirasi tanah ulayat yang rata-rata diakuisisi oleh pemerintah, menurut JK ini berlangsung di hampir di seluruh Indonesia.

”Saya menyadari dan prihatin atas kejadian ini. Untuk itulah, kita bertemu agar kekuatan politis tercipta demi mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera. Keberadaan masyarakat adat adalah keniscayaan di negeri kita. Prioritasnya, secara undang-undang harus segera dibahas di DPR. Keberpihakan bagi masyarakat adat dalam berbagai dimensi pun segera diimplementasikan di lapangan,” paparnya.

Pertemuan yang bernuansa sangat bersahaja, saling terbuka, telah melebarkan wawasan semua pihak pada saat itu. Terlebih Jusuf Kalla yang didampingi timses-nya seperti Sofyan Wanandi, Ketua Apindo, Ferry Mursyidan Baldan, Ketua Bapillu DPP NasDem, Eep Syaiful Fattah, merasa memiliki nuansa baru dalam memasarkan jagonya. (Harri Safiari)


Fishing