Kuningan (KaTer) - Banyaknya permasalahan di Pemilihan legislatif (Pileg) 2014 beberapa waktu lalu, khususnya di Kuningan, Komisi Pemilihan umum (KPU), melakukan pembinaan bagi seluruh anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) di Wisma Permata, Selasa (24/6/2014).
Komisioner KPU Kuningan, Divisi teknis, Dadan Hamdani, kegiatan ini untuk menekan kesalahan-kesalahan yang pernah terjadi pada Pileg 2014 lalu. Untuk itu penggemblengan secara teknis, diyakininya dapat meminimalisir beberapa persoalan yang kerap terjadi saat penyelenggaran pemilu dilaksanakan.
“Saya yakin dengan bintek ini bisa meminimalisir human error di lapangan,” ucapnya.
Ditanya alasan keyakinannya di Pilpres 9 juli mendatang akan berkurang permasalahan teknis seperti yang terjadi di Pileg lalu, Dadan menerangkan bahwa teknis penyelenggaraan Pilpres diakuinya akan lebih mudah dibanding pada saat Pileg beberapa waktu lalu.
Meskipun secara teknis pileg dan pilpres tata cara pemilihannya sama-sama di coblos pada kolom, namun di Pileg terdapat 4 kertas suara yang kerap membuat masyarakat bingung. Selain itu, dari 4 kertas suara didalamnya terdapat ratusan nama Caleg dari belasan partai yang berbeda, dan untuk kolom DPD RI terdapat puluhan foto calon dan nama.
“Pasangan capres-cawapres nya saja hanya dua. Kalau dibandingkan antara pileg dengan Pilpres, tentu jauh lebih simple pilpres,” ungkapnya. (DHE)