Politik

Acep: KPU Harus Independen dan Netral

Ketua DPC PDIP, H Acep Purnama beserta jajarannya.

Kuningan (KaTer) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus menjadi penyelenggara independen, netral, bekerja sesuai suara hati demi suksesnya pemilu presiden (pilpres) 2014. Karena, hajatan pilpres nanti merupakan agenda nasional untuk memilih pemimpin Indonesia lima tahun kedepan. Demikian disampaikan Ketua DPC PDIP Kuningan, H Acep Purnama saat kegiatan TOT di RM Lembah Ciremai, Rabu (25/6/2014).

“Saat ini, kami tengah mempersiapkan untuk melawan ketidakbenaran. Jangan ragu untuk melawan pihak-pihak yang secara jelas melanggar aturan pemilu. Karena, dibelakang kita semua ada jutaan masyarakat Kuningan. Kita bergerak secara berkesinambungan. Terakhir kita pantau di pleno KPU,” kata Acep.

Ini kata Acep, harus dipantau. Karena, dikhawatirkan ada pihak-pihak yang menghalalkan segala cara, terutama pada saksi. Untuk itu, hari ini rapat koordinasi. setelah dari sini, semua harus turun ke lapangan untuk memenangkan Jokowi-JK. Ia meminta kepada kepada kader partai dan relawan untuk meluruskan isu-isu menyudutkan Jokowi-JK yang sengaja dilakukan untuk mengalahkan Jokowi.

“Niat kita hanya satu yakni ingin pemilu berjalan baik. Dengan itu saja kita semua menang, apalagi pada tanggal 9 Juli mendatang pasti kita menang. Tapi sekarang masyarakat sudah tahu. Semakin dinistakan dan dihinakan, Jokowi akan semakin dicintai masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Nuzul rachdy menambahkan, Jokowi ini sulit dicari kelemahannya. Makanya, orang diluar sana menfitnah Jokowi sebagai Herbetus, Capres boneka dan lain-lain. Pada hakekatnya, semua kriteria Capres ada pada Jokowi. Maka dari itu, Ia memohon yang hadir harus bisa bergerak bersama parpol pengusung. Para kyai dan ulama sudah berada di belakang Jokowi. “Terpilihnya Jokowi atau tidak, ini harga diri PDI P,” pungkasnya.(AND)


Fishing