Politik

Quick Count, Keduanya Mengaku Unggul

Ketua DPC Gerindra Kuningan wsaat memantau quick count disekreteriatnya.

Kuningan (KaTer) - Tim pemenangan pasangan Capres/Cawapres dalam Pilpres Pemilu 2014 ini melakukan perhitungan cepat untuk memperoleh hasil yang cepat. Hal ini dilakukan oleh tim pemenangan nomor urut 1 Prabowo-Hatta dan tim pemenangan pasangan nomor urut 2 Jokowi-JK.

Seperti yang terpantau  di sekretariat pemenangan pasangan Prabowo-Hatta, DPC Partai Gerindra nampak sejumlah kader koalisi merah putih tengah sibuk melakukan real count perhitungan hasil surat suara. Tak jauh dari lokasi tim koalisi merah putih, di sekretariat DPC PDI Perjuangan, sejumlah kader partai nampak dengan kesibukan yang sama melakukan tabulasi hasil suara yang masuk dari masing-masing saksi yang di tempatkan di lokasi pemungutan suara.

“Kalau melihat kekalahan nasional, dari beberapa lembaga survey, kita sama-sama mengikuti perkembangan rekapitulasi versi quick count. Dari tiga lembaga survey (JSI, LSN dan Puskaptis) memenangkan Prabowo versi perhitungan cepat,” kata H Dede Ismail yang juga sebagai Ketua DPC Partai Gerindra menjelaskan.

Walaupun kemenangan itu tipis kata Dede, tetapi apabila melihat merujuk dari hasil perhitungan suara yang telah mencapai 90 persen lebih, pihaknya yakin bisa menang. Pasangan Capres/Cawapres Prabowo-Hatta meraup sukses memenangkan pemilihan presiden versi hitung cepat.

“Untuk Kuningan sendiri, dari hasil pemantauan di lapangan melalui media yang digunakan seperti HP. Pasangan Prabowo-Hatta lebih unggul yakni 54 persen dibandingkan pasangan Jokowi-JK yang hanya mendapat 46 persen,” ujarnya.

Sementara itu, di tempat yang berbeda Ketua DPC PDI Perjuangan H Acep Purnama menjelaskan, menurut hasil perhitungan cepat sementara secara nasional Jokowi-JK lebih unggul ketimbang Prabowo-Hatta.

“Beberapa hasil survey membuktikan lembaga survey tersebut kredibel dan mempunyai kapabilitas untuk melakukan semua itu. Jadi kita harus percaya bahwa itu benar,” katanya.

Terkait ada kandidat lain yang mendeklarasikan kemenangan, Acep menilai itu sah-sah saja. Karena masing-masing mempunyai argumentasi tersendiri. Akan tetapi, pihaknya meyakini bahwa versi yang dilakukan tim pemenangan Jokowi-JK lebih benar.

“Untuk perhitungan di Kuningan sendiri masih berlangsung. Semua data sedang diproses dalam tabulasi data di ruangan khusus. Kita semua lagi berhitung,” singkatnya.(AND)


Fishing