Kuningan Terkini - Keterwakilan perempuan yang masuk sebagai anggota DPRD Kuningan hingga saat ini belum terlihat eksistensinya. Untuk itu, para anggota dewan khususnya dari kaum perempuan diminta agar lebih produktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPRD Kuningan.
“Sebagai sesama perempuan, hingga saat ini belum melihat secara pasti sejauh mana terobosan para perempuan di gedung parlemen itu dalam memperjuangkan aspirasi rakyatnya terutama dari kalangan perempuan itu sendiri,” ungkap Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kuningan, Melly Puspita saat, Selasa (18/11/2014).
Dia menuturkan, jika melihat dari seluruh anggota dewan yang berjumlah 11 orang itu, hanya beberapa saja yang sudah mulai terliat aktif bersuara di dalam gedung dewan. Sementara selebihnya belum tampak terlihat keaktifannya sebagai anggota dewan yang berani menyampaikan suara lantang demi kepentingan masyarakat.
“Sebagai anggota dewan walaupun seorang perempuan, seharusnya bisa melakukan aktifitas sebagai anggota dengan penuh egresifitas. Artinya, jangan sampai para anggota dewan perempuan hanya terkesan sebagai pelengkap saja di kursi dewan yang didominasi oleh kaum laki-laki,” ungkapnya.
Dirinya juga percaya bahwa, semua anggota dewan perempuan yang ada di Gedung ‘Parlemen’ Ancaran bisa dan mampu menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dengan sebaik-baiknya. Tetapi, dalam aktifitasnya masih keliatan kurang agresif.
“Sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan oleh anggota dewan perempuan yang duduk di kursi wakil rakyat. Diantaranya yakni bisa berupaya memberikan support dalam menggiatkan kembali organisasi perempuan yang ada di Kuningan,” pungkasnya. (AND)