Kuningan Terkini - Salah seorang anggota DPRD Kuningan sekaligus kader PDI Perjuangan, Nuzul Rachdy menganggap, soal konstelasi Pilkada pada tahun 2018 mendatang masih terlalu dini untuk diperbincangkan. Pasalnya, kepemimpinan bupati saat ini masih menyisakan periode jabatan selama hampir tiga tahun kedepan.
“Jadi, saat ini masih terlalu pagi jika berbicara masalah suksesi. Lalu yang memunculkan siapa dan yang dimunculkan siapa. Kalau yang beredar di pemberitaan itu kan pimpinan partai, sah-sah saja. Tapi kalau dari sekarang sudah berbicara suksesi, ya masih terlalu pagi lah,” tegas Zul sapaan akrabnya, Rabu (27/5/2015).
Terkait sejumlah tokoh politik yang didominasi pimpinan parpol, menurutnya itu sah-sah saja dan layak apabila akan dicalonkan sebagai kepala daerah.
“Semuanya layak kok. Di PDIP sendiri banyak kader dan banyak stok. Tapi, saya tidak akan memprediksi prediksinya orang, termasuk prediksi pengamat politik. Karena partai telah memiliki parameter tersendiri untuk menentukan siapa kader partai tersebut, yang paling layak untuk diajukan ke pusat. Sehingga akan mendapatkan rekomendasi sebagai calon pemimpin daerah mendatang,” bebernya.
Menurutnya, dalam menentukan bakal calon kepala daerah,partai punya ukuran, partai punya parameter dan partai punya mekanisme. Kesemuanya itu, nantinya akan digulirkan.
“Kuningan ini belum dibicarakan (di PDIP, red) terkait pembahasan Pilkada. Sebab yang terpenting semua petugas partai baik di Legislatif maupun di Eksekutif, selama menjabat dalam kapasitasnya ya bekerjalah dengan baik untuk partai. Jadi, partai kami belum berbicara suksesi kedepan,” pungkasnya.(AND)