Hukum

Pilpres, Dandim Imbau Jaga Kondusifitas

Dandim 0516 Kuningan berfoto bersama.

Kuningan (KaTer) - Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi Dindin Kamaludin S.Ip mengajak kepada seluruh unsur masyarakat untuk menjaga Kota Kuningan agar tetap kondusif menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli mendatang. Ajakan tersebut terungkap saat Kodim 0615 menggelar silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemkab Kuningan, KPU serta timses masing-masing peserta Pilpres Pemilu 2014.

“Silaturahmi ini bukan untuk mengajak atau mengarahkan untuk memilih pasangan capres tertentu. Tetapi, kegiatan ini sebagai upaya untuk memelihara kondusifitas keamanan di Kuningan. Sehingga hajat pilpres bisa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi Dindin Kamaludin S.Ip kepada KaTer, Jumat (27/6/2014).

Dandim menegaskan, Kodim 0615 Kuningan tidak membedakan pasangan capres A dan B. Semua calon dinilai memiliki kriteria baik. TNI bersikap netral dalam pilpres dan tidak ada pengerahan.

“Kami berharap silaturahmi bisa lebih ditingkatkan guna menghindari mis komunikasi. Kalau terjadi perselisihan kita selesaikan secara bersama melalui musyawarah. Kita ingin kondisi Kuningan berjalan damai,” tegasnya.

Dandim mengingatkan bahwa untuk menjaga keamanan diperlukan paritsipasi seluruh element masyarakat. “TNI tidak bisa bekerja sendiri, diperlukan peran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan sehingga pembangunan di Kuningan bisa berjalan lancar,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh agama yang juga pendiri Ponpes Al Mutawally KH Abdullah Dunun mengatakan, keamanan dan kondusifitas bisa terwujud jika terjalin persatuan dan kesatuan secara bersama. “Kalau soal dukung mendukung itu hal yang wajar. Namun keamanan harus tetap kita jaga. Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini Kuningan menjadi lebih aman dan kondusif,” ujarnya.

Dalam acara silaturahmi tersebut, diisi tausyiah oleh Habis Quraisy bin Qosim Baharun pimpinan Ponpes Asiddqu Desa Sampora Kecamatan Cilimus. Dalam ceramahnya Habib Qurais mengajak kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama dan tim sukses dari kedua capres-cawapres untuk menjaga kondusifitas di lingkungan masyarakat.

Dalam pemilihan presiden nanti, dirinya meminta kepada para ulama dan tokoh masyarakat untuk mengedepankan hati nurani dan lebih menitikberatkan kepada kepentingan umat. Dirinya juga menceritakan bahwa pernah didatangi oleh salah satu timses calon presiden, namun dengan tegas menolak karena dirinya akan bersikap netral dan tidak memihak kepada salah satu calon.

“Tidak mendukung salah satu calon bukan berarti golput. Saya juga mengajak kepada para jemaah, santri dan masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilu nanti,” pungkasnya.(AND)


Fishing