Kuningan (KaTer) - Menjelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) yang bakal digelar 9 Juli mendatang, Kepolisian Resort (Polres) Kuningan menggelar simulasi sistem pengamanan Wilayah Hukum Kuningan. Simulasi yang digelar di area kantor KPU Kabupaten Kuningan ini diikuti oleh anggota Polres Kuningan, Kodim 0615/Kuningan, Satpol PP, dan Linmas. Sebelum apel gabungan dilaksanakan, simulasi pengamanan penyerangan ke Kantor KPU Kuningan oleh kelompok massa yang merasa tidak puas terhadap hasil pemilihan umum Presiden dan Wapres, dijaga ketat oleh satuan petugas gabungan.
Dalam simulasinya, Pasukan Pengendali Massa (Dalmas) segera melakukan tindakan antisipatif sesuai prosedur terhadap massa yang anarkis dengan dilengkapi peralatan lengkap pengendali massa. Sampai pada akhirnya, massa membubarkan diri serta beberapa diantara mereka diamankan petugas karena diduga menjadi provokator. Agar pelaksanaan berlangsung lancar dan demi kelancaran lalu lintas, sejumlah personil dari satuan lalu lintas Polres Kuningan diploting di sejumlah titik jalan untuk mengatur lalu lintas kendaraan.
“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melatih kesiap-siagaan anggota kita dalam melakukan tugasnya, yakni disaat nanti Pilpres maupun sesudah Pilpres digelar,” jelas Kapolres Kuningan, AKBP Harry Kurniawan SIK MH didampingi Dandim 0615 Kuningan Letkol Dindin Kamaludin kepada sejumlah awak media, Selasa (8/7/2014).
Pihaknya ingin memberikan pelayanan dan memberikan kepuasan kepada masyarakat saat Pilpres. “Dalam pengamanan Pilpres, semua unsur kekuatan Polres Kuningan bakal diterjunkan dalam satu komando, dari unit Intel, Reskrim, Narkoba, Sabhara, Lantas serta Linmas bakal dikerahkan,” terangnya.(AND)