Kuningan (KaTer) - Sedikitnya 468 personel anggota Polres Kuningan siap diterjunkan mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Hal ini terungkap saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2014 di halaman Mapolres Kuningan, Selasa (22/7/2014). Operasi Ketupat Lodaya 2014 digelar mulai tanggal 22 Juli hingga 6 Agustus 2014.
“Dalam pengamanan Ops Ketupat Lodaya, kami akan melibatkan petugas gabungan. Selain unsur Polri, akan melibatkan unsur TNI, Dishub, Satpol PP, Senkom, Orari, Satpam hingga Pramuka dan Polisi Pelajar (Poljar),” ucap Kapolres Kuningan AKBP Harry Kurniawan SIK MH melalui Kabag Ops Kompol Taufik Asrori kepada KaTer usai mengikuti gelar pasukan, Selasa (22/7/2014).
Dikatakan, dalam pengamanan mudik juga bakal melibatkan tenaga medis untuk ditempatkan di sejumlah titik ramai yang sudah disediakan yakni posko simpatik. Posko itu sebagai wujud kepedulian petugas untuk melayani para pemudik dan pengunjung obyek wisata, karena kelelahan di perjalanan dan membutuhkan bantuan medis.
“Dalam pengamanan lebaran kali ini, rencananya akan dibangun 28 pos gatur dan enam pos pengamanan di titik-titik strategis. Satu pos pengamanan utama di Kuningan kota, satu posko simpatik di Desa Bojong serta Cilimus. Karena daerah itu dinilai kawasan rawan macet, sebab berdekatan dengan tempat pariwisata,” sebutnya.
Sejumlah skenario pengamanan kemacetan kata Asrori, telah dipersiapkan secara matang. Seperti jalur alternatif, pasar tumpah dan kawasan obwis pada saat pasca lebaran nanti sebagai langkah antisipasi.
“Pembatas jalan, tambahan rambu lalu lintas dan spanduk peringatan daerah rawan kecelakaan juga sudah disiapkan untuk pengamanan Operasi Ketupat Lodaya. Dari pengalaman tahun lalu, Ops Ketupat Lodaya yang dilakukan oleh semua unsur yang terlibat dirasa cukup efektif. Mudah-mudahan tahun ini juga semua bekerja maksimal biar jalannya operasi menjadi lancar,” pungkasnya.(AND)