Kuningan Terkini - Jelang pelantikan Anggota DPR RI dan DPD RI Tahun 2014, sejumlah petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan petugas keamanan lainnya berkomitmen bakal menjaga kondusifitas daerah. Pasalnya, dalam menjaga keamanan daerah, diperlukan kekuatan penuh untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, guna menghindari hal-hal yang tidak diharapkan hingga ke setiap wilayah di Kuningan.
“Pelaksanaan pemilu 2014 secara umum berjalan dengan aman dan lancar. Namun demikian, pengamanan pemilu 2014 hingga pelaksanaan pengambilan sumpah/janji anggota DPR dan DPD RI tanggal 1 Oktober, serta pengucapan sumpah/janji presiden dan wakil presiden RI terpillih, pada tanggal 20 Oktober 2014 mendatang, harus tetap dijaga kondusifitasnya,” kata Kapolres Kuningan AKBP Joni Iskandar SIK saat membacakan sambutan dari Kapolda Jabar Dr. Mochamad Iriawan SH MM MH, Rabu (1/10/2014). D
isampaikan, menyimak perkembangan situasi Kamtibmas secara umum cukup aman dan kondusif. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya upaya untuk menggagalkan acara pengucapan sumpah/janji anggota DPR, DPD RI, maupun Presiden dan Wakil Presiden.
“Diantaranya, dengan pengerahan massa ke Jakarta, yang memungkinkan dengan mengangkat isu menolak UU Pilkada yang telah disyahkan oleh DPR RI atau menolak beberapa anggota DPR, DPD RI yang bermasalah,” terangnya.
Wilayah Jawa Barat sebagai salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Jakarta kata Joni, maka sebagai anggota Polri tidak boleh under estimate terhadap setiap perkembangan situasi kamtibmas yang terjadi. Sehingga, diperlukan kesiapan dan kewaspadaan seluruh jajaran Polda jabar, untuk mensukseskan rangkaian pemilu 2014.
“Dalam rangka kesiapan pengamanan tersebut, Polda Jabar akan menurunkan KBO personil di 6 Polres yang diprioritaskan diantaranya Polres Purwakarta, Polres Karawang, Polres Bogor, Polres Bogot Kota, Polres Sukabumi dan Polres Cianjur. Mereka akan melaksanakan pengamanan dengan menempatkan personil sesuai dengan renpam, yaitu tempat-tempat rawan pemblokiran jalan tol. Sedangkan untuk wilayah lainnya, melaksanakan giat rutin yang lebih ditingkatkan,” sebutnya.
Pihaknya juga berharap kepada personil yang bertugas melaksanakan pengamanan pelantikan DPR RI dan DPD RI, untuk bisa menjamin keamaman da ketertiban wilayah pengamanannya, serta meminimalisisr terjadinya gangguan Kamtibmas maupun kontijensi.
“Melakukan deteksi dini dan pemetaan terhadap kegiatan dan pihak-pihak yang akan membuat kekacauan. Jalin koordinansi dan kerjasama dengan instansi terkait. Melaporkan secara cepat dan berjenjeng, apabila terdapat hal yang menonjol sehingga mengganggu kamtibmas. Serta menjaga netralitas, solidaritas dan integritas dengan satuan samping dalam pengamanan pelantikan,” pungkasnya.(AND)