Hukum

Polres Budayakan Warisan Nusantara

Polres Kuningan saat memperingati hari Batik Nasional.

Kuningan Terkini - Sejumlah petugas kepolisian Polres Kuningan serentak menggunakan pakaian khas bangsa Indonesia jenis Batik saat momentum Hari Batik Nasional. Mulai dari tingkat Perwira hingga Brigadir kompak menggunakan pakaian batik sebagai salah satu wujud untuk melestarikan warisan budaya bangsa.

"Pada momentum saat ini yakni Hari Batik Nasional, seluruh anggota Polres Kuningan diwajibkan memakai pakaian batik. Dengan memakai pakaian batik, berarti ikut serta mencintai produk dalam negeri sekaligus mempertahankan pakaian asli Indonesia,” ucap Kapolres Kuningan AKBP Joni Iskandar SIK kepada KaTer, Minggu (5/10/2014).

Dikatakan pula, pakaian batik merupakan ciri khas Indonesia yang harus tetap dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat Indonesia. Bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, pakaian batik sering dipakai pada acara-acara formal maupun non formal. Karena lebih fleksibel dipakai dalam kegiatan apa pun.

"Meski semua anggota Polres Kuningan memakai pakaian batik, tetapi tidak mengganggu atau mempengaruhi mereka dalam menjalankan tugas melayani masyarakat," ujarnya.

Bahkan dengan pakaian batik kata Joni, para perwira lebih mudah dekat dengan masyarakat karena dianggap lebih memasyarakat. “Masyarakat akan menilai berbeda ketika polisi berpakaian resmi, dengan pada saat berpakaian batik. Apalagi Kabupaten Kuningan sendiri mempunyai ciri khas batik tersendiri," katanya.

Sementara salah seorang warga Kuningan, Yaya saat membuat persyarakat SKKB ( surat keterangan kelakukan kebaikan), mengaku kagum dengan anggota polisi yang memakai batik. "Saya bangga melihatnya, ini merupakan sebagai wujud cinta produk dalam negeri," pungkas Yaya lulusan SMA Kadugede tersebut.(AND)


Fishing