Hukum

Puluhan Supir Bus Dites Urine, Satu Positif

Puluhan Supir Bus Dites Urine, Satu Positif

Kuningan Terkini - Untuk menghindari tingkat kecelakaan kendaraan jelang libur Lebaran 2015, sebanyak 80 supir dan awak bus di tes urine di Terminal Tipe A Kertawangunan, Senin (13/7/2015). Dari keseluruhan supir bus yang di tes urine, 1 orang awak bus berinitial AU (23) positif mengkonsumsi narkotika jenis ganja dan sabu.

Menurut Kasi Pemberantasan BNN Kabupaten Kuningan, Kompol Iskandar Muda, tes urine ini dilaksanakan sejak pagi hingga siang hari. Setiap angkutan mudik yang akan meninggalkan atau yang baru datang, baik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) wajib tes urine sebelum mereka melanjutkan perjalanannya.

"Tes urine ini tujuannya untuk keselamatan penumpang dan para awak angkutan sendiri," imbuhnya.

Hasil tes urine ini kata Iskandar, 1 dari 80 orang supir yang di tes urine, positif terindikasi menggunakan zat narkotika jenis Ganja dan Shabu. Sehingga, yang bersangkutan untuk sementara tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan.

“Satu orang yang positif menggunakan zat jenis THC (TetraHidroCanabinol) sejenis Ganja dan MET (Methamphetamine) sejenis Shabu tersebut kami amankan sementara untuk pengembangan lebih lanjut,” tuturnya.

Hasil ini kata Iskandar, terdapat kesamaan dari pelaksanaan tes urine Tahun 2014 lalu dan tahun ini. Ia menemukan data terkait awak bus yang pada tahun lalu dinyatakan menggunaan narkotika, sekarangpun berasal dari berasal dari Perusahaan Otobus (PO) yang sama.

“Atas temuan ini, kami akan lebih mengawasi sekaligus melakukan pembinaan terhadap PO yang dimaksud,” jelasnya. Lebih jauh Iskandar menjelaskan, kegiatan ini digelar atas kerja sama BNN Kabupaten Kuningan dengan Dinas Perhubungan dan Polres Kuningan guna mengurangi tingkat kecelakaan kendaraan jelang libur Lebaran 2015.

“Kerja sama ini dilakukan untuk mencegah supir dan awak bus yang berada di bawah pengaruh obat-obatan agar tidak membawa dan menyebabkan bahaya penumpang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Kuningan Guruh Irawan Zulkarnaen menghimbau agar seluruh komponen masyarakat meewaspadai peredaran dan penyalahgunaan narkoba jelang libur Lebaran. Awak bus diharapkan untuk terbebas dari pengaruh narkotika dan obat-obatan terlarang karena dapat mendatangkan kerusakan pada diri sendiri dan orang lain.

“Selain itu, kami berharap agar seluruh komponen masyarakat diharapkan untuk peduli dan mewaspadai segala bentuk peredaran narkotika yang datang ke wilayah Kabupaten Kuningan seiring meningkatnya arus perjalanan saat hari libur Lebaran tiba,” pungkasnya.(nonarizky)


Fishing