Kuningan Terkini - Hingga saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa longsornya galian C, yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Hal itu disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Kuningan, Iptu Fandy Setiawan, diruang kerjanya, Senin (28/12/2015).
“Untuk kasus kejadian longsor di galian C itu kita masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Kuningan,” katanya.
Ia menyebutkan, saat ini Satreskrim tengah melakukan pemeriksaan kepada pemilik galian C tersebut maupun kepada para pekerja dan para saksi-saksi. “Kita sedang memeriksa siapa pemiliknya, dan ada liam saksi yang sedang diperiksa,” terang Fandy.
Hingga saat ini kata Fandi, pihak kepolisian belum mengetahui apakah dari kejadian tersebut merupakan kelalaian dari pemilik proyek maupun para pekerjanya. “Karena kita belum tahu, apakah ini kelalaian dari pemilik galian C atau para pekerjanya. Biasanya pemilik galian sudah tau posisi para pekerja yang ditempatkan dimana saja. Mungkin saja pemiliknya tidak tahu, tiba-tiba ada pekerja diluar karyawannya, ” ungkap Fandy.
Ia menambahkan, ada sekitar 10 titik galian C, yang hingga kini masih menunggu proses izin dari provinsi Jawa Barat.
Seperti diketahui, peristiwa longsor galian C yang memakan korban ini, terjadi di Blok Cihonje Desa Cipancur Kecamatan Kalimanggis, tanah longsor setinggi 15 meter dikawasan tersebut menimpa dua pekerja dibawahnya, dan satu unit dump truk tertimpa tumpukan tanah. (l.hakim)