Kuningan Terkini – Gerakan Maasa Pejuang Untuk Rakyat melakukan aksi demo ke kantor DPRD Kuingan, Jumat (13/06/2016). Mereka melakukan orasi terkait penyerobotan dan alih fungsi hutan. Puluhan warga tersebut menyampaikan aspirasinya ke wakil rakyat yang diterima oleh anggota DPRD daru Fraksi PKB Ujang Kosasih dan Komisi I yang diwakili oleh Dede Sembada dan dari Bapperda Rudi Oang.
“Leuweung Leutik yang termasuk pada wilayah catchment area berada diatas mata air Cigugur blok lumbu, yang mana mata air tersebut berfungsi untuk mensuplay air warga Kuningan,” kata Koordinator Aksi Tommi.
Selanjutnya mereka juga mempersoalkan tentang Leuweung Kuta Siliwangi, di Desa Rambatan, Kecamatan Ciniru yang sudah 4 tahun ini telah diekplorasi oleh salah satu perusahaan, untuk menjadi pertambangan batu Onnyx (sejenis marmer berkualitas). Dimana di lokasi tersebut terdapat situs Prabu Siliwangi.
Mereka meminta kepada wakil rakyat untuk segera mengusut kasus Leuweung Leutik dan menstop ekploitasi Leuwueng Kuta Siliwangi ysng telah hancur, serta memanggil semua pihak yang terkait penyerobotan alih fiungsi dan perusakan daya dukung kawasan hutan yang mengakibatkan bencana lingkungan di Kuningan.
“Kami juga meminta kepada DPRD untuk segera melahirkan perda-perda yang melindungi kawasan lingkungan air (catchment area) dan situs budaya,” pungkas Tommi. (l.hakim)