Kuningan Terkini - Pengguna telkom speedy di wilayah Kuningan bakal menggugat Telkom Cabang Kuningan yang diduga telah merugikan konsumen. Pasalnya, Telkom cabang kuningan yang dinilai manegamentnya amburadul ini telah melakukan pemutusan sepihak tampa melihat dan mendengar keluhan dari konsumen.
Tidak hanya itu, sistem billing online Telkom Speedy ternyata sering bermasalah dan sangat merugikan konsumen. Hal ini terjadi karena seringkali jumlah tagihan yang muncul di ATM maupun mesin pembayaran online jauh lebih besar dari tagihan yang sebenarnya. Sehingga konsumen terpaksa harus membayar angka yang muncul ditagihan, meskipun sebenarnya system paket yang diambil tidak sebesar itu.
Hal lainnya, Telkom Cabang Kuningan dianggap sangat arogan dan ingin menang sendiri dengan selalu menyalahkan konsumen. Padahal, faktanya konsumen yang berusaha jujur melaporkan internet yang jalan terus meski belum bayar, harus rela diputus internetnya sepihak tanpa melihat kondisi sebenarnya.
“Konsumen terus yang disalahkan, padahal saya berusaha untuk jujur melaporkan kejadian ini sehingga pembayaran tidak membengkak. Padahal kalau dilihat, ini juga kesalahan dan kelalaian dari telkom Cabang Kuningan. Jujur itu mahal, coba kalau saya tidak melaporkan kejadian ini, sampai kapanpun internet jalan terus. Begitu saya lapor, besoknya langsung diputus,” kata Agung, salah seorang konsumen telkom speedy yang merasa dirugikan menjelaskan.
Hingga saat ini kata Agung, persoalan ini masih terkatug katung tanpa ada penyelesaian yang jelas. Berbagai upaya telah dilakukan, namun hasilnya tetap nihil. Pihak telkom cabang Kuningan seolah tidak bersalah dalam hal ini dan selalu menyalahkan terus konsumen. Padahal, dengan adanya kejadian ini, sudah bisa dilihat management telkom Kuningan amburadul.
“Gimana tidak amburadul, persoalan ini aja tidak bisa menyelesaikan. Ditambah dengan adanya kelalaian dalam pengawasan internet hingga sekian bulan internet jalan meski belum bayar. Saya sudah berusaha menghubungi telkom speedy Kuningan, namun hingga kini belum ada itikad baik untuk diselesaikan. Bagi konsumen yang merasa dirugikan, mari kita sama sama gugat telkom cabang Kuningan sehingga kejadian iini tidak terulang lagi,” pungkasnya.(j’ly)