Kuningan Terkini - Seorang nenek berusia 55 tahun, Musniah, warga Desa Cirukem Kecamatan Garawangi yang terbawa arus sungai Cisanggarung beberapa hari lalu, hingga kini masih belum ditemukan. tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama warga sekitar, masih terus melakukan pencarian dengan menyisir sungai Cisanggarung.
Berdasarkan informasi, kejadian berawal saat korban mencuci pakaian sekira pukul 14.00 wib, Kamis (27/10/2016) di pinggir sungai Sanggarung. Namun, secara tiba-tiba banjir bandang datang dan menyeret korban hingga terbawa aliran arus yang sangat deras.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin, Senin (31/10/2016) menuturkan, banjir bandang yang memakan korban sudah terjadi dua kali. Kuningan merupakan daerah yang berbukit-bukit dimana sering terjadi bencana longsor dan banjir.
Sementara, Petugas Basarnas Nono Warsono mengatakan, hingga saat ini pihaknya akan terus melakukan pencarian hingga tujuh hari kedepan. “Pencarian tersebut akan dilakukan secara manual, karena di sungai ini dipenuhi oleh batu-batu,” pungkasnya. (l.hakim)