• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Tue11082026

Last updateWIB3_WedAMWIBE_August+0700RAugAMWIB_0AMthWIB1785889431+07:00WedAMWIBE

Pemerintahan

Wantannas : Wilayah dan Pangan Harus Berdaulat

Mayjen TNI Nana Rohana (kedua dari kiri pakai batik)Kuningan Terkini - Wilayah dan pangan harus sama-sama berdaulat. Sehingga, kedaulatan wilayah dapat menghasilkan output kedaulatan pangan. Dengan begitu, ketahanan nasional dapat terwujud. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Letjen TNI Waris dalam sambutan yang diwakili Mayjen TNI Nana Rohana (Sahli Bid. Hankam Setjen Wantannas) pada forum silaturahmi tata ruang peradaban, Senin (3/11/2014).

Read more...

Sejumlah PNS Naik Pangkat

Sekda Yosep Setiawan Menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada Perwakilan PNSKuningan Terkini - Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Kuningan mendapatkan kenaikan pangkat. Bertempat di Masjid Kuningan Islamic Center, Sekretaris Daerah, Yosep Setiawan menyerahkan secara simbolis SK Bupati tentang kenaikan PNS kepada perwakilan PNS golongan IV, III, II dan I.

Read more...

Bupati Resmikan Gedung PDAU

Perresmian gedung baru PDAU.Kuningan Terkini - Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda SSos MAP meresmikan gedung kantor Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) yang terletak di sekitar kawasan taman kota Kelurahan Cirendang Kuningan, Senin (28/10/2014). Hadir dalam kesempatan itu, Direktur PDAU Kuningan Muhammad Benhardi SE, Kapolres Kuningan AKBP Joni Iskandar SIK, Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi Didin Kamaludin SIP, Tokoh Kuningan H Aang Hamid Suganda serta tamu undangan lainnya.

Read more...

FKPPI Kuningan Gelar Muscab IV

Muscab ke IV FKPPI Kuningan.Kuningan Terkini - Pengurus cabang Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan Putra putri TNI-Polri (GM FKPPI) Kabupaten Kuningan menggelar Muscab IV di gedung serba guna Kodim 0615/Kuningan, Rabu (29/10/2014).

Read more...

UU Panas Bumi, Tidak Ada Klausul Bagi Hasil

Okki SatrioKuningan Terkini - Dana bagi hasil yang selalu digemborkan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan adanya penambangan panas bumi ternyata bisa jadi tidak ada sekali. Pasalnya, dalam UU Pans Bumi no 21 tahun 2014, tidak klausul yang menjelaskan tentang bagi hasil didaerah yang terdapat penembangan panas bumi.

“Ini berdasarkan kajian kami terhadap UU Panas Bumi. Gak ada kata bagi hasil yang selama ini digemborkan pemerintah yang jumlahnya mencapai Rp 24 Miliar,” kata Aktivis Gempur, Okki Satrio.

Tentu saja lanjut Okki, kalau begitu UU Panas Bumi merugikan pemerintah daerah. Karena dari kebijakan ini, pemkab Kuningan hanya mendapatkan bonus saja. Disampingitu, hak-hak masyarakat juga dirampas dengana danya UU panas bumi tersebut.

“Bonus itu pun tergantung dari pihak chevron. Kalau udah begini posisi Pemkab Kuningan mau gimana? Masih membela dan menyetujui proyek tambang geothermal atau bersama-sama masyarakat menolaknya?” ujar Okki bertanya.

Gempur menganggap UU Panas Bumi tersebut telah melanggar cita-cita kemerdekaan Indonesia. Semua kedaulatan rakyat, dibabad habis.

“Bagaimana rakyat bisa sejahtera jika haknya dirampok secara konstitusional. Kebijakan ini merupakan bagian nyata penjajahan dari kaumj kolonialisme dan imperialisme. Dalam konteks Kabupaten Kuningan penjajahanya diwakili oleh Chevron,” ucapnya. (DHE)

Hari Sumpah Pemuda Diperingati

IlustrasiKuningan Terkini - Bupati Kuningan Hj Utje Ch Suganda SSos MAP menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-86 tahun 2014 tingkat kabupaten yang dilaksanakan di lapangan Pandapa Paramarta Kuningan, Selasa (28/10/2014).

Read more...

Biaya Nikah Harus Disosialisasikan

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Agus Abdul KholikKuningan Terkini - Belum tersosialisasinya secara maksimal Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2014 tentang Regulasi Biaya Pencatatan Pernikahan, sangat berimbas pada kisaran biaya pencatatan nikah yang dibebankan pada masyarakat. Hal ini sangat terasa dengan kesimpangsiuran dan beragamnya kisaran biaya pernikahan yang dibebankan pada masyarakat.

Read more...


Fishing