• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Tue25082026

Last updateWIB3_MonAMWIBE_August+0700RAugAMWIB_0AMthWIB1787538147+07:00MonAMWIBE

Aneka

Desa Simpangjaya Masih Kekeringan

Salah seorang penjual air di desa Simpangjaya.

Kuningan Terkini - Warga Desa Simpangjaya Kecamatan Karangkancana Kuningan tidak bisa berbuat banyak menghadapi musim kemarau. Warga hanya bisa mengandalkan pasokan air bersih dari bantuan sejumlah instansi maupun membeli baik dari pihak swasta maupun pemerintah.

Asep, salah seorang warga Simpangjaya kepada KaTer, Kamis (30/10/2014), menyatakan, akibat kekeringan yang melanda desanya, dia terpaksa berjalan sejauh 2 kilometer lebih dari tempat tinggalnya menuju sumber air. “Memang desa yang terletak di dataran sawah dan bukit-bukit, kerap mengalami kekeringan setiap musim kemarau panjang. Untuk mendapatkan air bersih, kami harus mencari sumber mata air yang jaraknya lumayan jauh,” katanya.

Dia mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari biasanya warga selain mengambil dari sumber mata air juga membeli dari penjual air keliling. “Setiap satu dirigen air harganya mencapai Rp 2500 rupiah,” jelasnya.

Sementara Kepala Desa Simpangjaya Dodo SE mengatakan, untuk persediaan air warga membuat bak penampungan air darurat. Karena sumur-sumur yang ada atau yang dibuat pun tidak ada airnya.

“Kita membuat bak penampungan air darurat yang terbuat dari bambu dan terpal. Lumayan cukup menghabiskan 1 juta lebih. Air pun membeli dari PDAM dengan harga 250 ribu pertangki,” ungkapnya.

Dikatakan, meskipun ada bantuan dari pemerintah daerah beberapa waktu lalu, namun bantuan air bersih tidak cukup hanya saat itu saja. Saat ini pun juga tengah dibangun penyaluran paralon yang dipasang kedesanya, dengan sumber air dari gunung tilu.

“Sekarang lagi ada pembangunan penggalian paralon dari PDAM. Pembangunannya sedang berjalan, tapi belum sampai ke desa Simpangjaya. Saya juga berharap kepada pemerintah daerah untuk bisa terus membantu desa kami,” harapnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing