Aneka
Ini Salah Siapa
- Details
- Published on Thursday, 15 October 2015 14:05
- Written by Abun Burhanudin
- Hits: 24590
Cerpen Keluarga (Bag 1)
Ini Salah Siapa?
Oleh Abun Burhanudin
Bak disambar petir di siang bolong, Boim benar-benar kaget dan sangat sedih saat dokter mengatakan bahwa Yessy, istrinya, mengalami penyumbatan di pembuluh darah ke otak. Terpaksa harus dilakukan tindakan operasi. Tapi biayanya cukup besar, lebih dari seratus juta rupiah.
Boim benar-benar bingung. Darimana dia bisa mendapatkan uang sebanyak itu, sementara dia hanya seorang buruh pabrik yang penghasilanya pas-pasan, hanya cukup untuk makan sehari-hari. Tak ada pilihan lain, Boim terpaksa harus berterus terang dan minta bantuan kepada mertuanya, H. Udayat, dan Hj Leni.
“Mereka orang tua kandung Yessy. Mudah-mudahan saja mau membantu.” Fikir Boim, saat itu.
Dengan penuh rasa ragu, Boim pergi untuk menemui mertuanya. Tapi baru juga sampai, dia langsung menerima kata-kata kasar. H. Udayat bilang, sejak menikah dengan Boim, mereka sudah tidak mau menganggap lagi Yessy sebagai anaknya. Boim sedih dan sakit hati. Dengan sangat kecewa, diapun lalu pulang lagi.
Sepanjang jalan Boim terus melamun. Teringat lagi peristiwa masa lalu, (FLASHBACK) saat pertama kali bertemu dengan Yessy di sebuah super market. Mereka berkenalan dan saling jatuh cinta. Selanjutnya merekapun berpacaran dan sama-sama merasa bahagia.
Sayang, kisah cinta mereka ternyata tidak berjalan mulus. Orang tua Yessy tidak merestui hubungan mereka. Boim dianggap hina tidak pantas menjadi suami Yessy. Namun karena tali cinta mereka terlalu kuat. Boim dan Yessypun tetap melanjutkan hubungan mereka secara diam-diam.
Beberapa kali Boim harus menghadapi masalah karena kepergok sedang berduaan dengan Yessy. Bahkan sempat juga Boim dipukulin oleh bodyguard - bodyguard H. Udayat. Boim merasa putus asa. Dia bilang ke Yessy kalau hubungan mereka tidak mungkin berlanjut. Tapi Yessy menjawab, kalau Boim memang benar-benar cinta, apapun harus berani dihadapi. Yessy mengajak Boim untuk kawin lari.
Boim berfikir dan akhirnya setuju. H. Udayat dan Hj. Leni benar-benar sangat marah saat akhirnya tahu kalau Boim dan Yessy ternyata sudah menikah secara diam-diam. H. Udayat bilang bahwa sejak saat itu Yessy bukanlah anak mereka lagi. Sementara itu walau tak mendapat restu, ternyata rumah tangga Boim dan Yessy berjalan dengan harmonis dan bahagia. Yessy mau menerima apa adanya, meskipun keadaan ekonomi mereka serba pas-pasan.
Tak pernah sekalipun Yessy mengeluh. Baginya yang penting Boim setia. Itu sudah cukup baginya. Kebahagiaan Boim semakin bertambah lagi, saat tahu Yessy sedang hamil. Beberapa bulan kemudian, Yessypun melahirkan. Ternyata bayinya laki-laki. Boim menamakan anak pertamanya itu Yudi.
Sayang, ternyata Yudi punya kelainan. Dia autis. Hubungan rumah tangga mereka mulai tidak harmonis lagi. Boim sangat sayang sama Yudi, tapi Yessy tidak. Mereka jadi sering bertengkar gara-gara itu.(Bersambung..)





Comments
media is a impressive source of data.
I really like what you've bought right here, really like what you are saying and the way in which you are saying it.
You are making it enjoyable and you still take care of to keep it wise.
I cant wait to read far more from you. This
is actually a great site.
RSS feed for comments to this post