Aneka
Bima Suci Ingin Kuningan Jadi Kota Pesilat
- Details
- Published on Sunday, 24 January 2016 18:16
- Hits: 48883
Kuningan Terkini - Salah satu paguron silat ternama di Kota Kuda yakni Bima Suci, menginginkan Kabupaten Kuningan kedepan bisa menjadi salah satu kota Pesilat di Jawa Barat. Selain berpotensi karena memiliki ribuan pesilat dari berbagai paguron, setiap tahun jumlah pesilat kerap mengalami peningkatan.
“Cita-cita kami dari Bima Suci yakni ingin mewujudkan Kota Kuningan sebagai Kota Pesilat di Jawa Barat. Insya Allah, Bima Suci menjadi garda terdepan untuk menjadikan lemah cai kita ini menjadi Kota Pesilat yang agamis,” ucap salah seorang Pesilat Bima Suci, Iman Firmansyah sekaligus ketua panitia Harlah Bima Suci ke 43 Tahun, saat ditemui awak media disela-sela kegiatan sosial di halaman Masjid Syiarul Islam Kuningan, Minggu (24/1/2016).
Dalam acara sosial yang dikemas dengan aksi donor darah itu, paguron Bima Suci mementaskan berbagai seni ketangkasan seperti teknik bela diri, ngibing dan seni silat lainnya. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH, staf ahli Setda Kuningan, H Jajat Sudrajat, tokoh-tokoh kasepuhan Bima Suci dan lainnya.Tak ayal, sebanyak 375 peserta seni silat langsung memukau ribuan mata pengunjung yang kebetulan dipentaskan saat acara Car Free Day di sepanjang jalan Siliwangi Kuningan.
“Ini merupakan salah satu rangkaian acara Harlah Bima Suci ke 43 Tahun. Kemarin, kita sudah melakukan ujian kenaikan tingkat di SMKN I Kuningan bagi pesilat Bima Suci sebanyak 375 peserta. Untuk sekarang kita melanjutkan gelar seni dan doroh darah,” terang Iman.
Dalam kegiatan kali ini lanjut Iman, diikuti lebih dari 600 peserta dalam gelar seni persilatan dan bela diri. Sedangkan aksi sosial berupa donor darah, diikuti sedikitnya 150 peserta baik dari pesilat Bima Suci maupun warga masyarakat.
“Kreasi gelar seni yang ditampilkan itu dari setiap Satlat Bima Suci yang ada di Kuningan seperti dari Luragung, Cigugur maupun sekolah-sekolah di setiap Satlat, diakhiri dengan latihan gabungan bersama para senior dan sesepuh Bima Suci,” katanya.
Pada acara puncaknya, pihaknya akan menggelar dengan acara yang serupa namun dengan kemasan yang berbeda pada tanggal 31 Januari nanti di GOR Ewangga. Kegiatan nanti sekaligus dilakukan pembukaan pertandingan kejuaraan antar Satlat sewilayah Kabupaten Kuningan.
“Yang sudah masuk ke panitia itu saat ini mencapai 400 peserta,” tukasnya.
Pihaknya mengaku, Bima Suci saat ini bukan hanya serius untuk memajukan seni bela diri, akan tetapi terus aktif berpartisipasi dalam kepedulian terhadap sesama seperti aksi donor darah. Kepedulian ini diharapkan menjadi pelopor bagi perguruan-perguruan lain untuk lebih peduli terhadap sesama dalam bentuk apapun.
“Sekali lagi, bahwa program kami kedepan adalah menjadikan Kabupaten Kuningan menjadi Kota Pesilat di Jabar. Maka, kita harus siap berjuang dan bekerja keras untuk membela seni pencak silat agar tetap abadi,” pungkasnya. (AND)





Comments
RSS feed for comments to this post