Aneka
Silaturahmi Gerakan Hejo, Bahas Konflik Susi-JK
- Details
- Published on Saturday, 02 April 2016 21:29
- Written by Harri Safiari
- Hits: 22859
Kuningan Terkini, Bandung – Helatan besar kembali digelar di Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kabupaten Bandung. “Ini masanya masyarakat perikanan dan nelayan se Jabar bersilaturahim. Tema-nya, mengembalikan kejayaan laut dan perikanan Indonesia untuk kesejahteraan rakyat,” kata Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo (2/4/2016) di Pasir Impun Atas, Kabupaten Bandung.
Menurut Ketua Panitia, Ozenk, helatan akan digelar pada Selasa, 5 April 2016 pukul 09.00 WIB di Julang Ngapak Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa. Direncanakan hadir sejumlah tokoh masyarakat perikanan dan nelayan se Jawa Barat serta nasional.
Nara sumber yang akan hadir di antaranya, Narmoko Prasmiadji, Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr. Ir. Slamet Soebijakto, Dirjen Perikanan Budidaya KKP; Dr. Ir. Tri Heru Prihadi, M.Sc., Puslitbang Perikanan Budidaya KKP; Nandang A. Permana, Ketua DPD HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Jawa Barat; dan Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo.
Narmoko Prasmiadji dalam kesempatan ini akan mengupas tentang penanganan illegal fishing dan dampaknya bagi kesejahteraan nelayan. Sementara Tri Heru Pribadi akan membahas tentang pengembangan budidaya untuk memenuhi kebutuhan nasional dan pasar global.
Sementara Nandang Permana dan Eka Santosa, masing-masing akan mengupas, upaya menjaga dan mengembalikan potensi ikan lokal, serta pelestarian lingkungan sebagai syarat mutlak untuk menjaga kesinambungan kesejahteraan. “Sampai hari ini sudah terdaftar lebih dari 400 peserta. Mereka datang dari berbagai pelosok daerah”, tutur Ozenk.
Kepada kuninganterkini.com, Eka Santosa dan Nandang Permana menjelaskan, silaturahmi ini merespon adanya fenomena yang mengemuka akhir-akhir ini antara Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Yang dimaksud fenomena itu adanya semacam pertentangan dalam hal penanganan kelautan, diantara kedua tokoh pemerintahan saat ini.
“Kami hanya ingin mendudukan permasalahan ini secara proporsional. Janganlah fenomena ini menjadi liar. Saya percaya kepada Susi, upayanya ini semata untuk mempertahankan kedaulatan negara. Khususnya, kedaulatan kemartitiman dalam jangka panjang,” pungkas Eka Santosa. (Harri Safiari – Shahadat Akbar)




