• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Wed26082026

Last updateWIB3_MonAMWIBE_August+0700RAugAMWIB_0AMthWIB1787538147+07:00MonAMWIBE

Aneka

Ratusan Calon Anggota Banser Ikuti Diklatsar

Kuningan Terkini - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Kuningan menggelar pendidikan dan pelatihan dasar (diklatsar) untuk 100 calon anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Pondok Pesantren Al-Anwar, Kecamatan Kadugede, selama 3 hari mulai Jumat-Minggu, 5-7 Agustus 2016.

Ketua Panitia Enda Rohenda, mengatakan, kegiatan diklatsar kali ini adalah yang pertama dan merupakan salah satu program pengurus GP Ansor Kuningan masa khidmat 2016-2021.

“Alhamdulillah, acara pembukaan diklatsar Banser di buka secara resmi oleh Bapak Bupati. Juga dihadiri Rois Syuriah NU,ketua GP Ansor, Ketua Fatayat NU serta Ketua GP Ansor Jawa Barat,” ungkap Enda.

Ketua GP Ansor Kuningan KH Didin Misbahudin menjelaskan, diklatsar digelar untuk menangkal radikalisme agama yang menjalar sampai ke desa. Selain itu, diharapkan juga para peserta bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami berharap anggota Banser yang baru bisa memberikan pemahaman tentang Islam yang rahmatan lil’alamin dan mampu memberikan wawasan tentang NKRI kepada masyarakat,” harapnya.

Disebutkan Didin, peserta diklatsar kali ini sebanyak 100 orang. Mereka berasal dari banyak ranting atau desa dan kecamatan atau anak cabang. Sehingga, diklatsar ini diyakini efektif guna menangkal radikalisme di desa.

“Karena banyaknya peserta yang notabene dari desa, kami yakin diklatsar ini efektif untuk menangkal radikalisme,” ujarnya.

Sementara, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser GP Ansor Kuningan Elon Cah menambahkan, kegiatan diklatsar semakin penting dilakukan karena banyak peristiwa yang berusaha merongrong Aswaja dan NKRI. Menurutnya, dengan diklatsar, segala informasi termasuk situasi nasional terkini bisa dibahas secara bersama.

“Banser perlu meningkatkan kewaspadaan di semua lini agar jangan sampai ada bibit terorisme di desa. Banser akan berusaha membatasi dan membentengi kader dari paham yang tidak jelas, yang merongrong agama dan NKRI,” katanya. (dhe)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing