Ekonomi
Dampak Umbalan Disosialisasikan
- Details
- Published on Tuesday, 30 September 2014 21:17
- Written by Ade
- Hits: 29104
Kuningan Terkini - Direktorat Jendral Kesehatan Ikan dan Lingkungan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI menggelar Sosialisasi Dampak Umbalan Pada Budidaya Ikan, Selasa (30/9/2014). Sosialisasi yang digelar di Aula Balai Desa Jagara, Kecamatan Darma, ini untuk menghantisipasi Fenomena alam umbalan yang tengah dihadapi Petani Jaring Apung (Japung) dan nelayan ikan di Waduk Darma.
Selain diikuti puluhan petani ikan dan nelayan Waduk Darma, kegiatan ini juga dihadiri Prof Endi Setiadi Kartamiharja, Peneliti dari Balai Pusat Penelitian Kesehatan Ikan dan Lingkungan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Camat Darma, Kepala Desa Jagara.
Prof Endi Setiadi Kartamiharja dalam pemaparannya menjelaskan, umbalan adalah proses naiknya air bawah diikuti dengan turunnya air atas. Fenomena tersebut dapat menyebabkan adanya perubahan suhu air. Tentu saja, hal ini sangat mempengaruhi kondisi kesehatan ikan yang berakhir dengan kematian secara massal.
“Selain umbalan, faktor lain penyebab menurunya hasil panen dan tangkapan nelayan, adalah pencemaran air dan pendangkalan. Menurut penelitiannya yang pernah dilakukan pada tahun 2002, debit air di Waduk Darma mencapai 39 juta meter kubik, namun saat ini mengalami penurunan menjadi 30 juta meter kubik,” ujarnya.
Solusi untuk meningkatkan hasil panen dan tangkapan ikan, menurut Endi bisa dilakukan dengan beberapa cara. Diantaranya memperhatikan jarak waktu tebar terhadap panen ikan, mengukur kedalaman jaring, membuat jaring ganda, menertibkan keramba jaring apung yang tidak beroprasi.
“Yang tak kalah penting yaitu melakukan pengerukan dasar waduk yang diakibatkan oleh sedimen atau pendangkalan,” ungkapnya.
Pada kegiatan sosialisasi tersebut, Direktorat Jendral Kesehatan Ikan dan Lingkungan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, sekaligus menyerahkan bantuan berupa alat laboratorium kesehatan ikan kepada Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kuningan. (DHE)




