Thu15012026

Last updateWIB3_ThuPMWIBE_January+0700RJanPMWIB_0PMthWIB1768460956+07:00ThuPMWIBE

Hukum

Unjuk Rasa, Alamku Desak Kepala BTNGC Mundur

Aksi unjuk rasa didepan kantor BTNGC.

Kuningan Terkini - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kuningan (Alamku) menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Rabu (10/12/2025). Mereka menyuarakan kekecewaannya terhadap terhadap pengelolaan kawasan konservasi.

Massa mulai berkumpul sekitar pukul 11.06 WIB, fokus menyuarakan persoalan krisis air yang semakin mengkhawatirkan di lereng Gunung Ciremai. Mereka datang membawa spanduk tuntutan bertuliskan bubarkan BTNGC dan atraksi debus yang diiringi dentuman musik dan seruan komando.

Suasana semakin tegang dan memanas, peserta aksi melakukan pembakaran ban sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja BTNGC. Asap hitam mengepul, menambah dramatis suasana unjuk rasa. Meski begitu, aparat keamanan tetap mampu menjaga situasi tetap kondusif.

Usai atraksi selesai, Yusuf Dandi tampil sebagai orator pertama. Ia menyoroti persoalan kekeringan yang justru melanda wilayah di sekitar kaki Gunung Ciremai daerah yang seharusnya tidak mengalami krisis air.

“Bukan wilayah Cibeureum atau Cibingbin yang jauh dari pegunungan, justru daerah sekitar lereng Ciremai yang mengalami kekeringan. Cileuleuy, Puncak, Cisantana, Sagarahiang, semua kekeringan,” ujar Yusuf dengan nada tinggi.

Kekecewaan serupa juga disampaikan Ismah Winarto, Ia menuding BTNGC gagal menjalankan tugas pengelolaan kawasan. Ia menyoroti berbagai kerusakan yang muncul di kaki Gunung Ciremai dan menduga adanya kepentingan tertentu yang bermain di balik kebijakan konservasi.

“Kami meminta Kepala BTNGC untuk mundur dan mendesak lembaga tersebut dibubarkan. BTNGC telah menjadi sumber berbagai kerusakan yang terjadi di kawasan Gunung Ciremai,” teriaknya di hadapan massa.

Setelah sekitar satu jam menyampaikan tuntutan, massa Alamku mulai membubarkan diri. Tepat pukul 12.51 WIB, aksi berakhir dengan aman dan tertib tanpa adanya insiden yang berarti.(Toh)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing