Pemerintahan
Tidak Hadir Saat Sidak Gubernur, Ini Kata Bupati Kuningan
- Details
- Published on Sunday, 18 January 2026 17:09
- Written by Admin
- Hits: 3082
Kuningan Terkini- Terkait ketidakhadirannya saat inspeksi mendadak (sidak) Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) di wilayah Kabupaten Kuningan pada Kamis, 15 Januari 2026, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar akhirnya angkat bicara. Menurutnya, ketidakhadirannya tersebut bukan karena menghindar, pada waktu bersamaan Ia sedang menghadiri undangan resmi dari Menteri Desa di Solo, Jawa Tengah.
“Undangan tersebut, telah diterima jauh hari sebelumnya, bertepatan dengan peringatan Hari Desa Nasional, katanya usai menghadiri pengukuhan kepengurusan Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Kuningan (IKA SMANDA), Minggu (18/01/2026).
Jadi kata Dian, ketidakhadirannya bukan karena menghindar atau sengaja menghilang, sebagaimana narasi yang beredar di video media sosial, khususnya TikTok. Kalau menyampaikan berita jangan dipotong-potong. “Jangan sampai menyesatkan masyarakat. Tidak ada istilah saya atau Ibu Wakil Bupati sembunyi,” tegasnya.
Pada saat yang bersamaan pula tegasnya, Wakil Bupati Kuningan menghadiri agenda pembinaan kepala daerah yang digelar oleh Menteri Dalam Negeri. Ia memastikan seluruh agenda tersebut telah dikomunikasikan langsung kepada Gubernur Jawa Barat.
“Malam sebelumnya saya sudah WA Pak Gubernur. Saya sampaikan posisi saya di Solo dan agenda Ibu Wakil Bupati. Beliau menjawab, lanjut terus, sama-sama jalan. Tidak ada masalah,” ujarnya.
Lebihjauh Dian mangungkapkan terkait isu lain yang mencuat terkait tata kelola air di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Ia menyebut persoalan sumber mata air yang dikeluhkan kelompok masyarakat, termasuk Aliansi Masyarakat Kuningan Utara (Al-AMKU), berada dalam kewenangan Balai TNGC.
“Hari Senin besok kami undang lagi Balai TNGC, dan saya juga akan berkirim surat ke pemerintah pusat. Kalau memang ada pelanggaran aturan, tentu akan kita tindak,” katanya,” pungkasnya.(TU)




