Pemerintahan
Dandim Instruksikan Anggota Jaga Netralitas
- Details
- Published on Monday, 09 June 2014 20:39
- Written by Andry
- Hits: 39806
Kuningan (KaTer) - Kodim 0615 Kuningan Dandim Letkol CZI Dindin Kamaludin S.Ip Inf memerintahkan seluruh jajarannya untuk menjaga netralitas TNI dalam Pemilu Presiden 2014. Jika perintah tersebut diabaikan, Dandim Letkol CZI Dindin Kamaludin S.Ip Inf akan bersikap tegas menjatuhkan sanksi kepada anggotanya yang terbukti berpihak ke salah satu Capres-Cawapres.
"Sesuai arahan pak Presiden, Panglima TNI, KSAD, Pangdam III/Siliwangi dan Danrem 063/SGJ, seluruh anggota Kodim 0615 Kuningan harus netral. Tidak boleh ke mana-mana atau gak boleh berpihak ke salah satu Capres-Cawapres," tegas Dandim 0615 dihadapan seluruh Perwira Staf, Danramil dan Babinsa se-Kabupaten Kuningan terkait netralitas TNI pada Pilpres, Senin (9/6/2014).
Dikatakan, selain menjaga netralitas dalam Pemilu, anggota Kodim 00615/Kuningan juga harus mampu menciptakan situasi kondusif dengan cerdas mengantisipasi setiap potensi ancaman terutama yang mengarah pada upaya penggagalan pelaksanaan Pilpres.
"Lakukan antisipasi sedini mungkin terhadap upaya pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang berniat memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa sesuai aturan. Tingkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait," tandasnya.
Pihaknya juga mewanti-wanti kepada seluruh prajurit TNI dan PNS jajaran beserta keluarganya dimanapun berada. Jangan sampai terpancing oleh bujuk rayu simpatisan atau pendukung salah satu calon presiden.
“Saya tekankan kembali, agar anggota tidak terpancing oleh ajakan-ajakan dalam kegiatan Pemilihan Capres dan Cawapres nanti. Apalagi sebagai tim sukses salah satu calon. Karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri serta citra TNI AD khususnya di jajaran Kodim 0615 ini,” ujar Dandim yang mempunyai postur tubuh tegap itu.
Dalam ajang Pilpres yang sudah memasuki masa kampanye sambung Dandim, TNI netral. Tak hanya itu, Dindin menegaskan terkait antisipasi dalam netralitas TNI. Ujung tombak TNI di jajaran paling bawah yakni babinsa (bintara pembina desa). Babinsa mempunyai tugas pokoknya yakni menjaga keamanan wilayah, sesuai dengan kemampuan teritorial dalam deteksi dini dan cegah dini.
Dirinya memastikan, anggota TNI di jajaran Kodim 0615 Kuningan bersikap dan bertindak netral. Sejauh ini, pihaknya tidak menemukan adanya anggota yang tidak netral. Netralitas itu harga mati, Jika ada anggota yang tidak netral akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan diberikan sanksi yang berat.
“Dalam pengamanan Pilres, akan menerjunkan sebanyak 100 anggota TNI untuk mempertebal kekuatan Polri. Mulai dari masa kampanye hingga nanti pelantikan. Kekuatan sama seperti pileg kemarin. Kami bersama Polri bersama-sama siap menjaga kondusifitas Kuningan dari gangguan kamtibmas. Ada wilayah yang menjadi perhatian khusus kami yakni jemaah Ahmadiyah yang berada di Desa Manislor. Oleh karena itu, kami akan terus memonitor,” pungkasnya.(AND)




