Sosial
Isra Mi’raj, Momentum Tingkatkan Imtak
- Details
- Published on Wednesday, 28 May 2014 11:00
- Written by Andry
- Hits: 34025
Kuningan (KaTer) - Pengajian rutin jemaah Majelis Rasulullah SAW Jabar, kali ini membahas terkait peristiwa Isra' Mi'raj (Isro Mi'raj) yang diperingati umat Islam tiap tanggal 27 Rajab. Yaitu, perjalanan malam hari Nabi Muhammad SAW dari Masjid Haram (Makkah) ke Masjid Aqsha (Palestina) dilanjutkan dengan naik ke Sidratul Muntaha menghadap Allah SWT.
Pengajian yang rutin digelar seminggu sekali ini, dihadiri pengasuh Majlis Rasulullah SAW Jabar, Al Habib Quraisy Baharun, Habib Syeh Al Habsy, Kapolsek Ciawigebang Kompol Erawan Kusmayadi, Kapolsek Kadugede AKP Lasimin dan ribuan jemaah dari berbagai pelosok Kuningan.
Menurut Habib Syeh Al Habsy, Isra Mi'raj merupakan salah satu mukjizat sebagai bukti kenabian dan kerasulan Muhammad SAW. Dalam Al-Quran, peristiwa yang hanya dialami Rasulullah SAW ini disebutkan dalam dua ayat, yaitu ayat tentang Isra dan Mi’raj. Momentum sejarah tersebut adalah peristiwa yang terjadi sekitar 14 abad Hijriyah yang lalu, yaitu peristiwa Isra’ Mi’raj.
Pada saat itu kata Habib Syeh Al Habsy, Nabi Muhammad SAW diperintah Allah untuk melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsha di Al-Quds. Kemudian dilanjutkan dengan menembus lapisan langit tertinggi sampai batas yang tidak dapat dijangkau oleh ilmu semua makhluk, malaikat, manusia, dan jin.
“Semua itu ditempuh dalam sehari semalam. Peristiwa itu sekaligus sebagai mukjizat mengagumkan yang diterima Rasulullah. Suatu kemuliaan bagi nabi kita Nabi Muhammad SAW, karena diberi kesempatan oleh Allah untuk melihat dan tidak pernah diberikan kepada suatu makhluk pun yang ada di dunia ini,” terangnya dihadapan ribuan jemaah yang hadir.(AND)




