Sosial
Warga Subang Krisis Pupuk Urea
- Details
- Published on Monday, 02 February 2015 21:49
- Hits: 31956
Kuningan Terkini - Beberapa pekan ini, para petani Subang sedang merasa kebingungan akibat kelangkaan pupuk urea di daerahnya. Mayoritas warga yang berpropesi sebagai petani dan berkebun merasa terhambat akibat adanya permasalahan tersebut. Pasalnya, saat penghujung musim hujan kali ini banyak warga yang sedang memulai kembali bercocok tanam.
Seperti yang dikeluhkan Suryana seorang petani asal Cijambu Subang. Dirinya rela membeli pupuk urea dari daerah Ciamis. Karena, di daerah Ciamis stok urea terbilang sangat banayak dan harganya terbilang murah.
“Sudah tiga hari ini saya rela membeli urea ke daerah pataka Ciamis, karena disana stoknya banyak dan harganya pun bisa terjangkau,” katanya, Senin (2/2/2015).
Sejauh ini harga Urea yang dijual dari pengecer yang ada di daerah subang mencapai Rp 120 ribu per kantil atau karungnya. Harga tersebut mengalami kenaikan yang lumayan tinggi. Karena harga sebelumnya hanya Rp 96 ribu per kantil.
Salah satu penjual Urea Anang syamsudi membenarkan atas permaslahan tersebut. Anang menjelaskan, alasan kelangkaan pupuk urea di daerah Subang akibat stok yang ada sudah habis. Selama ini dirinya membeli urea dari daerah Cirebon. Dan sudah dua minggu ini belum menyediakan kembali urea karena terhalang faktor cuaca yang buruk.
“Memang benar urea dibeberapa penjual pun sudah banyak yang habis. Alasannya sederhana, kami belum memasok lagi akibat kendala cuaca yang sering hujan ditambah jalan yang rusak. Kan percuma kalo bawa urea dari Cirebon kesini pasti bakal kehujanan. Otomatis banyak yang rusak dan terbuang,” terangnya. (BAY)



