Fri01052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Ekonomi

BP4K Butuh Penyuluh Perikanan

Ir Triastami

Kuningan (KaTer) - Jumlah tenaga penyuluhan di lapangan yang minim, merupakan salah satu penyebab kekurangan pemenuhan kebutuhan ikan di Kuningan yang mencapai 9 ton pertahunnya. Hal ini diungkapkan Kepala BP4K, Ir Triastami kepada KaTer, Minggu (22/12/2013).

“Tenaga penyuluh perikanan relatif minim, bahkan hanya ada satu di lingkup kabupaten. Ini menjadi tantangan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP4K) Kuningan dalam mencapai target yang diinginkan,” katanya.

BP4K kata Triastami, masih sangat membutuhkan tenaga penyuluh perikanan. Karena di kabupaten hanya ada satu tenaga penyuluh. Idealnya tiap kecamatan harus ada tenaga penyuluh khusus di bidang perikanan. Salah satu kunci keberhasilan petani ikan untuk meningkatkan produksinya adalah faktor kemampuannya dalam menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi yang disampaikan para penyuluh perikanan.

“Walaupun secara teknis sudah dibantu oleh tenaga penyuluh dalam sosialisasi bidang perikanan, namun tenaga yang diperbantukan bukan berasal dari basik perikanan. Kalau bisa, untuk tenaga penyuluh perikanan ya harus dari bidang yang sama, bukan bidang pertanian, peternakan atau lainnya. Bukan tidak bisa tapi kurang pas,” ujarnya.

Kesiapan sumber daya lanjut Dia, harus sesuai dengan bidangnya masing-masing sehingga tidak tumpang tindih dan secara kualitas keilmuan bisa lebih mumpuni. “Kalau ada mah untuk saat ini, tenaga penyuluh perikanan bisa ditambah. dan meminta untuk kuota di sektor perikanan melakukan penarikan tenaga baru yang sesuai dengan ilmu perikanan,” pintanya.(and)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing