Hukum
Kios Pasar Baru Dilalap Sijago Merah
- Details
- Published on Sunday, 04 May 2014 20:20
- Written by Andry
- Hits: 32617
Kuningan (KaTer) - Puluhan bangunan lama kios dan lapak milik para pedagang pasar baru Kuningan dilalap si jago merah, Sabtu (3/5/2014) malam. Insiden kebakaran ini terjadi sejak pukul 10.15 WIB. Sejumlah kios dan lapak bangunan lama yang terbakar umumnya menggunakan material dari kayu.
Saat kejadian, teriakan histeris disertai tangisan warga dan pedagang yang meminta pertolongan membuat suasana kian mencekam. Dugaan sementara, sumber api dipicu dari hubungan arus pendek (korsleting) dari kios penggilingan baso dan warung nasi.
“Iya kang, saya tadi melihat api begitu besar di atas kios penggilingan baso dan warung nasi,“ kata salah seorang pedagang sayur pasar setempat, Wawan saat ditemui di lokasi kebakaran, Minggu (4/5/2014).
Dikatakan, kobaran api semakin membesar dan merambat ke kios lainnya yang berdekatan. Karena umumnya kios menggunakan material kayu sehingga api dengan cepat membakar sejumlah kios di Pasar Baru tersebut. “Saat itu, saya juga sempat mendengar suara keras ‘ngabledug’ dari titik api disana,” ujarnya.
Mengantisipasi penjarahan, listrik di lokasi kebakaran sengaja dipadamkan guna menghindari hal-hal tak diinginkan. Petugas dari Polres Kuningan dan anggota Kodim 0615 Kuningan memperketat pengamanan disamping ikut mengevakuasi warga dan pedagang yang tempatnya terbakar.
Tidak lama kemudian, petugas dinas pemadam kebakaran setempat datang menurunkan sedikitnya 3 armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman. Sementara, Kepala Disperindag melalui Kepala Bidang Pengelola Pasar, Ocin saat ditempat kejadian menjelaskan, pihaknya menyakini bahwa peristiwa kebakaran ini akibat hubungan arus pendek.
“Kategori arus pendek bias dari berbagai penilaian, entah itu dari puntung rokok atau benar dari konsleting listrik. Tetapi, nanti ada penelitian lebih lanjut,” katanya.
Untuk kawasan kios yang terbakar kata Ocin, ada sekitar 200 kios. Tapi, tidak mungkin sebanyak itu terbakar, karena sudah diantisipasi oleh pemadam kebakaran. Sementara kerugian akibat musibah ini, pihaknya belum melakukan pendataan secara rinci. Apalagi terhadap kerugian nominal yang dialami sejumlah pedagang.
“Jumlah kios dan los di lokasi kebakaran memang tidak semuanya aktif, ada beberapa bagian bangunan yang kosong dan tidak digunakan,” pungkasnya.(AND)




