• Parlementaria
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sat12092026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_September+0700RSepPMWIB_0PMthWIB1789117048+07:00FriPMWIBE

Hukum

Mantan Kades Cikadu BantahTudingan Warga

Mantan Kades Cikadu Wetan

Kuningan (KaTer) - Mantan Kades Cikadu Wetan, H. Jojo Hernawan membantah tudingan miring yang dilontarkan terkait Mou dengan pihak provider tower di Cikadu Wetan. Menurutnya, Ia tidak punya kewenangan memberikan izin, karena ada TP3MT, diskominfo dan BPPT yang ikut andil dalam pembangunan tower.

“Saya tidak bersalah terkait pembangunan tower ini. Bahkan, ketika tower sudah berdiri sebelum ada IMB pun bukan menjadi urusannya. Karena ini hubungannya langsung antara pihak provider dengan BPPT. Penyertaan SPPT atas namanyapun adalah atas permintaan pihak provider, bukan kainginannya,” katanya kepada KaTer, Senin (5/5/2014).

Sebetulnya kata Jojo, dirinya sudah bosan menjawab pertanyaan semacam ini. Ia terus-terusan disudutkan, padahal sudah berulang kali disampaikan bahwa kontrak dengan pihak provider itu selama 5 tahun sebesar 75 juta dan baru diberikan uang muka sebesar 15 juta rupiah.

“Uang DP itupun sudah dipegang oleh bendahara desa walaupun banyak terpakai untuk hal-hal yang lainnya, tapi itu jelas pembukuannya. Sampai detik ini, pihak provider belum membayar sisanya. Silahkan untuk keterangan sejelas-jelasnya bisa tanyakan sendiri pada pihak provider, bahkan katanya pihak Pemkab juga akan membantu menagihnya, ” katanya.

Jojo menambahkan, dirinya tidak setuju kalau tower itu dibongkar, karena saat ia menjabat sebagai kades, ia berupaya mengelola tanah Negara di wilayah desa Cikadu Wetan agar menjadikan sumber pendapatan untuk desa, salah satunya tower yang sudah berdiri di cikadu wetan.

“Saya mengupayakan pendapatan asli desa meningkat dengan mengelola tanah Negara yang ada di wilayah desa Cikadu Wetan, karena kalau mengandalkan ADD (Anggaran Dana Desa) itu tidak akan mencukupi. Makanya saya tidak setuju tower dibongkar karena itu salah satu perjuangan saya saat saya masih jadi kades,” terangnya.

Jika saat ini tower itu menjadi masalah ataupun tidak jelas prosedurnya, silahkan warga tanyakan sendiri pada pihak-pihak yang terkait disini. “Yang penting saya sudah menjelaskan secara rinci semuanya,” tegasnya dengan nada kesal.(Nona Rizky)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing