Hukum
Jelang Lebaran, Waspadai Penjambret
- Details
- Published on Monday, 14 July 2014 17:25
- Written by Andry
- Hits: 40744
Kuningan (KaTer) - Menjelang lebaran para pencopet mulai berkeliaran ditempat keramaian seperti pasar, mall atau tempat umum lainnya. Seperti yang dialami Titin salah seorang Warga Kecamatan Nusaherang, anaknya yang bernama Meyda menjadi korban penjambretan ketika belanja disebuah tokoh emas di Jalan Siliwangi, akibatnya kalung emas seberat 3,5 gram itu lenyap.
"Waktu itu, saat berjalan kaki di kawasan jalan siliwangi, saya sempat curiga dengan ibu - ibu yang terus memepet anak saya yakni Meyda. Saya baru ingat kalung anak saya hilang ketika mau naik angkot," ucap Titin kepada KaTer, Senin (14/7/2014).
Selain dirinya, Titin juga membeberkan bahwa tetangganya pun pernah kecopetan belum lama dalam sepekan ini di Pasar Kepuh. Saat itu, ketika mau belanja sayur mayur tas yang biasa digunakan ibu - ibu itu sudah sobek dibawah.
"Bu Eha, tetangga saya juga pernah tasnya dicopet. Modusnya sama pura-pura berdesak–desakan. Pelaku pura - pura menawar barang tapi tidak jadi," ujarnya.
Kapolres Kuningan, AKBP Harry Kurniawan ketika dikonfirmasi mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan warga kecopetan. Namun, Kapolres mengingatkan kejahatan bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan siapa pun bisa menjadi korban. Oleh karenanya, warga diminta hati - hati jika berbelanja tidak menggunakan perhiasan mencolok dan membawa uang belanja secukupnya.
"Himbauan saya, keamanan milik kita bersama. Agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan ditempat ramai untuk mengantisipasi jambret. Selain itu sebagai bentuk antisipasi dengan orang yang baru kenal agar hati - hati tentang modus penipuan dan bahaya pembiusan dikendaraan umum walaupun hingga kini belum menerima laporan," beber Kapolres Kuningan yang murah senyum itu.
Kapolres Kuningan menegaskan, untuk mengantisipasi penjambret setiap jam ada petugas polres memberikan himbauan lewat pengeras suara dimobil adrres dan patroli disekitar pertokoan yang rawan terjadi kejahatan. "Jika terjadi maka segera laporkan kepetugas kepolisian terdekat agar pelaku cepat ditangkap," tegas Harry.(AND)




