• Parlementaria
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sat12092026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_September+0700RSepPMWIB_0PMthWIB1789117048+07:00FriPMWIBE

Hukum

Lakalantas di Darma, Korban Tewas Ditempat

Lakalantas di Darma,

Kuningan (KaTer) - Menjelang lebaran, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di jalan Waduk Darma Blok Kojengkang Desa Kertawirama, Kecamatan Darma. Seorang pengendara motor Honda Supra X 125 Nomor Polisi E 2210 ZI yang dikendarai Diky Amdiwinardi (23) bin Didi Ahdiat Warga Blok Wage Cigembang klurawahan Purwawinangun tewas ditempat, setelah bertabrakan dengan mobil mini bus L 300 dengan Nomor Polisi B 2756 ZD jurusan Selajambe Kuningan dikendarai Yeyep (46) Desa Ciberung Desa Selajambe.

"Kejadiannya jam dua belas kurang, ada suara benturan keras. Ternyata ada tabrakan motor dan mobil,"kata salah seorang saksi Jaja Bin Tardi warga Desa Kertawairama yang kebetulan sedang bekerja disekitar tempat kejadian.

Menurut Jaja, ia bersama rekannya Oji (60) waktu kejadian sedang mengecat rumah disebalah selatan. Setelah terdengar suara benturan keras, dia melihat ada sosok yang terpental kepingir jalan sebelah utara dan tidak bangun lagi.

"Memang waktu itu jalannya lengang karena sedang jumatan. Korban dari arah barat mobil dari arah timur. Korban meninggal seketika karena didiuga benturan yang keras,"katanya.

Sementara, sopir minibus L 300 Yeyep mengatakan, mobil yang dikendarainya arah pulang membawa penumpang dari Pasar Baru. Ditikungan arah Waduk Darma tiba- tiba ada motor oleng kesebelah kiri dan tidak sempat menghindarinya.

"Saya tidak sempat membanting kesebelah kiri, karena motornya kencang, memang jalannya menurun dan ditikungan,"katanya.

Unit Lakalantas Polres Kuningan melakukan olah tkp dengan meminta keterangan dari para saksi dan pelaku. Motor korban rusak dibagian depan, sedangkan mobil minibus rusak dibagian depan sebelah kanan. Petugas membawa dua kendaraan ke Mapolres Kuningan sebagai barang bukti, sedangkan korban di bawa ke RSUD 45.

Menurut bibi korban Santi ketika ditemuai di RSUD 45 keponakanya itu bekerja disebuah koperasi bagian penagihan di Kabupaten Majalengka. Tidak ada firasat apapun sebelum terjadi peristiwa yang menyedihkan bagi keluaraganya itu. "Kami merasa kehilangan,"katanya diamini adik korban Beben. (DHE)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing