• Parlementaria
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Home
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sun13092026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_September+0700RSepPMWIB_0PMthWIB1789117048+07:00FriPMWIBE

Hukum

Permohonan SKCK ‘Antri’

Ratusan warga masyarakat rela antri saat membuat permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolres Kuningan.

Kuningan (KaTer) - Awal pertama masuk kerja bagi para pegawai, baik di lingkungan swasta maupun pemerintahan sudah mulai membuka pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya yakni di Mapolres Kuningan khususnya di Sat Intelkam Polres Kuningan, Senin (4/8/2014). Ratusan warga masyarakat rela antri saat membuat permohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

“Saya datang ke Polres Kuningan kebetulan untuk membuat SKCK. Nanti surat ini untuk keperluan mencari pekerjaan,” kata Yayu Handayasari salah warga asal Desa Widarasari Kramatmulya kepada KaTer.

Menurut gadis lulusan salah satu universitas di Cirebon itu, Ia bersama teman lainnya membutuhkan SKCK karena bakal dibawa ke luar kota. Walaupun lulusan jurusan keguruan, namun keinginan untuk bekerja di perusahaan swasta lebih diminati karena pendapatan kerja yang diterima lebih menjanjikan.

“Saya tertarik bekerja di perusahaan swasta sebab gaji lebih besar ketimbang menjadi guru yang harus rela bertahun-tahun sebagai honorer. Bukan tidak mau mengabdi kepada bangsa, tapi kebutuhan hidup sehari-hari juga mesti tercukupi. Apalagi, setelah lulus kuliah harus bisa membantu ekonomi keluarga,” kata Yayu di sela-sela mengantri menunggu panggilan dari petugas pembuatan SKCK.

Sama halnya dengan Dudi warga asal Luragung yang sengaja datang ke Mapolres Kuningan untuk membuat SKCK. Surat itu sangat dibutuhkan karena salah satu syarat mengajukan lamaran kerja adalah dengan disertai surat SKCK. “Awalnya sih harus mengisi blanko dulu sebagai data diri pemohon. Kemudian pengambilan sidik jari dan terakhir diberikan kepada petugas pembuatan SKCK yang berada di Sat Intelkam Polres Kuningan,” sebutnya.

Sementara, Kapolres Kuningan AKBP Harry Kurniawan melalui Kabag Ops Kompol Taufik Asrori mengatakan, pemohon SKCK mengalami kenaikan dari hari biasa. “Untuk hari ini tercatat sebanyak 300 pemohon SKCK, sedangkan di hari biasa paling banyak 50 orang,” tandasnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing