Hukum
Cipta kondisi, Operasi Zebra Digelar
- Details
- Published on Sunday, 30 November 2014 21:55
- Written by Andry
- Hits: 28184
Kuningan Terkini - Demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan dalam berlalu-lintas di jalan raya, jajaran Polres Kuningan menggelar operasi Zebra Lodaya 2014. Hal ini dilakukan sebagai langkah cipta kondisi wilayah hukum Kuningan khususnya di jalanan agar tetap kondusif dan terkendali. Operasi cipta kondisi yang digelar sebelum Natal dan tahun baru ini kerap digelar, salah satunya operasi penindakan pelanggar lalu lintas.
Kapolres Kuningan AKBP Joni Iskandar SIK melalui Kanit Turjawali Ipda Sutarja Fahrudin kepada KaTer usai melaksanakan gelar operasi Zebra Lodaya 2014, Minggu (30/11/2014) menjelaskan, operasi dengan sandi Operasi Zebra Lodaya 2014, yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia sejak tanggal 26 November sampai 9 Desember.
“Kegiatan kali ini fokus pada Keselamatan Berlalu lintas, seperti tidak menggunakan helm standar, melanggar rambu atau lawan arus, perlengkapan kendaraan, knalpot bising serta ketentuan lainnya yang wajib dipenuhi oleh setiap pengendara bermotor,” katanya.
Dikatakan,penindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas yang sering dilanggar para pengguna jalan bahkan tidak selalu menimbulkan efek jera pada para pelanggar. Sehingga, dalam pelaksanaan Operasi Zebra akan langsung dilakukan tindakan penegakan hukum dengan tilang.
“Selain itu, upaya sosialisasi tetap dilakukan baik secara bersurat ke instansi, sekolah maupun komunitas masyarakat sebelum kegiatan ini. Targetnya, agar pada saat pelaksanaan dapat terlaksana sesuai sasaran operasi,” katanya.
Dia menyampaikan, selain penegakan hukum, polisi tetap melakukan kegiatan preventif guna terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Karena, tercapainya tujuan operasi yaitu mewujudkan masyarakat yang disiplin berlalu lintas di jalan raya, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya korban kecelakaan, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri.
“Untuk operasi kali ini, jumlah keseluruhan surat dan kendaraan yang ditahan, operasi yang dilakukan di dua lokasi yakni jalan raya ancaran dan jalan raya siliwangi yaitu STNK sebanyak 142 buah, SIM ada 6 buah, kendaraan roda empat berjumlah 6 unit, dan 22 unit kendaraan roda dua,” terangnya.(AND)




