Fri01052026

Last updateWIB3_TueAMWIBE_April+0700RAprAMWIB_0AMthWIB1777346359+07:00TueAMWIBE

Hukum

Agin: Koruptor Harus Dihukum Mati

Aktivis Kuningan, Agin Apridi

Kuningan (KaTer) - Koruptor lebih baik dihukum seberat-beratnya bahkan kalau perlu dihukum mati. Hal ini diungkapkan Aktivis Kuningan, Agin Apridi, Selasa (10/12/2013). Menurutnya, kasus korupsi ini seolah tak ada habisnya. Kasus demi kasus bermunculan dan semakin menggurita sehingga menggembosi kestabilan ekonomi Negara

“Korupsi merupakan salah satu faktor yang membuat carut marutnya kondisi ekonomi bangsa. Bila perlu hukum mati saia, karena korupsi tidak hanya merugikan seorang atau dua orang saja. Semua orang ikut dirugikan,” katanya.

Dikatakannya, kekuasaan yang dimiliki oleh elit pemerintahan, telah dijadikan lading untuk korupsi. Praktek korupsi seolah sudah mendarah daging, bahkan hukum pun sepertinya sudah tak mampu mendekonstruksi sistem yang korup itu. Faktanya, hukum tidak membuat mereka jera, tidak membuat mereka sadar.

“Aktor-aktor yang korup semakin menggeliat menggerogoti perekonomian bangsa ini. Padahal, masih banyak rakyat yang masih sengsara dan belum sejahtera. Namun, para elit penguasa, seenaknya saja memakan habis uang rakyat,” tukasnya.

Korupsi dsmbung Agin, adalah aib bangsa. Tindakan-tindakan korup, seharusnya diberi hukuman yang seberat-beratnya, agar menimbulkan efek jera dan menyadarkan yang lainnya.

“Korupsi harus diberantas, dicongkel hingga ke akar-akarnya. Ketika korupsi merajalela, mencerminkan betapa bodohnya suatu bangsa,” paparnya.***

Add comment


Security code
Refresh


Fishing