• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Wed28102026

Last updateWIB3_MonPMWIBE_October+0700ROctPMWIB_0PMthWIB1793024586+07:00MonPMWIBE

Hukum

Modal Nekat, Polisi Gadungan Ini di Ringkus

Foto ilustrasi

Kuningan Terkini - Dua orang pemuda asal Desa Bagjasari, Cikijing, Majalengka harus berurusan dengan pihak Kepolisan Resort Kuningan karena percobaan pemerasan dan menyalahgunakan nama intansi polisi. Er (23) dan Dd (31) dengan berbekal keberanian mereka mencoba memeras dua remaja asal Cirebon, Sabtu (1/10/2016) di Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar dengan beralibi sebagai anggota Polda Jabar.

Anggota kepolisian sektor Jalaksana, Aipda Solahudin yang mendapat laporan dari Sarki warga Desa Buntet, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon pada Sabtu ( 1/10/2016 ) sore dikarnakan anaknya di tahan oleh anggota Polda Jabar tanpa alasan yang jelas dan dimintai sejumlah uang tunai untuk menebusnya.

“Kami mendapat laporan dari Sarki pada sabtu sore sekitar pukul 17.30 bahwa anaknya ditahan oleh anggota Polda Jabar tanpa alasan jelas dan dimintai sejumlah uang tunai sebesar Rp.3.500.000. Karena ada kejanggalan kami langsung meresepon laporan tersebut.” ucapnya.

Setelah mendapatkan laporan, anggota Polsek Jalaksan mengatur strategi untuk menangkap polisi gadungan tersebut dengan menjebak pelaku dengan siasat bertemu langsung dengan orangtuanya di Taman Cirendang, Kelurahan Cirendang, Kuningan.

“Orangtua korban kami suruh menghubungi kembali pelaku dengan menyuruhnya bertemu langsung di lokasi yang ditentukan untuk penangkapan. Setelah pelaku menyetujui, saya dan kedua rekan bersama orangtua korban langsung meluncur ke lokasi, disana orangtua korban kami jadikan umpan agar pelaku keluar, setelah itu kita yang sudah sigap langsung meringkusnya dan menyerahkan ke unit Jatrantas, Sat Reskrim, Polres Kuningan “ jelasnya.

Sementara, Andri dan Alex warga Desa Buntet, Kecamatan Astana Japura, Kabupaten Cirebon, kepada Kuningan Terkini mengatakan, kejadian tersebut pada saat mereka arah pulang dengan mengendarai motor setelah mengunjungi temannya di Jalaksana.

“Kita habis mengunjungi teman yang berada di Jalaksana, Kuningan saat memasuki jalan baru yang berada di Cilimus tiba-tiba ada mobil mepet dan menyuruh kita untuk berhenti. Setelah itu dua orang turun, tiba-tiba memborgol kami berdua. mereka bilang anggota polisi dari Polda Jabar,” ujarnya.

Mendengar itu, Ia ketakutan walaupun merasa tidak bersalah. Namun karena kaget, Ia dan temannya mengikuti mereka untuk masuk kedalam mobilnya. Didalam, Ia disuruh mengubungi orangtua masing-masing untuk memberikan uang tebusan lima juta perorangnya.

“Mereka membawa kita berkeliling agar bisa secepatnya mendapatkan apa yang diminta. Tadinya mau dibawa ke Cikijing, Majalengka, karena ayah saya cepat menanggapi, dengan melaporkan kejadian tersebut dan melakukan siasat penjebakan bersama anggota Polsek Jalaksana, akhirnya mereka dapat diringkus dan diketahui mereka merupakan polisi gadungan.” Pungkasnya. (Gilang)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing