Pemerintahan
Kuningan Ranking 15 Indeks Rawan Bencana di Jabar
- Details
- Published on Tuesday, 22 December 2020 20:42
- Written by Admin
- Hits: 19342
Kuningan Terkini - Untuk meningkatkan pengetahuan wawasan serta pemahaman aparatur pemerintah mengenai karakteristik bencana, BPBD Kabupaten Kuningan menggelar Kajian Risiko Bencana di Kabupaten Kuningan Tahun 2020 di Wisma Permata, Selasa (22/12/2020).
Dalam sambutannya, Sekertaris Daerah Kabupaten Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menyampaikan, keberadaan wilayah Kabupaten Kuningan dengan luas kurang lebih 119.571,12 Hektar, serta memilki kondisi geografis, geologis, klimatologis, hidrologi dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh alam, faktor non alam, maupun faktor ulah manusia yang menyebabkan timbulnya korban jiwa.
“Kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan wilayah. Berdasarkan catatan dari BNPB, Kabupaten Kuningan menduduki rangking indeks rawan bencana ke 15,” katanya.
Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, S.STP menambahkan, Provinsi Jawa Barat sangat rentan terhadap ancaman bencana antara lain Banjir, Tanah Longsor, Gempa Bumi, Letusan Gunung Api, Angin Puting Beliung, Kekeringan, Kebakaran. Atas dasar ini, Kabupaten Kuningan akan terus bekerja dan berjuang demi kemanusiaan dalam menanggani bencana.
“Bencana tidak mengenal ruang dan waktu, seperti dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM, merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam upaya penanggulangan bencana. Baik melalui pelatihan, sosialisasi, simulasi serta melakukan kajian bencana sebagai upaya pencegahan dan kesiapsiagaan,” pungkasnya.(j’ly)




