• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Thu29102026

Last updateWIB3_ThuAMWIBE_October+0700ROctAMWIB_0AMthWIB1793240105+07:00ThuAMWIBE

Pemerintahan

Wabup Serahkan Fasilitas Negara ke Pemda, Ini Alasannya?

Bupati dan Wakil Bupati Kuningan.

Kuningan Terkini - Kabar Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda akan meninggalkan rumah dinas dan menyerahkan mobil dinas termasuk para ajudannya, ternyata bukan kabar hoax. Hal ini, semakin menguatkan hubungannya dengan Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH sedang tidak harmonis.

Aksi yang dilakukan Wakil Bupati Kuningan, HM Ridho Suganda tersebut, diduga berawal dari pelaksanaan mutasi ratusan Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Kuningan. Disinyalir, dalam merumuskannya, wakil Bupati Kuningan tidak dilibatkan sama sekali.

Saat dikonfirmasi, Wakil Bupati Kuningan, HM. Ridho Suganda menjelaskan, alasan menyerahkan fasilitas Negara ini karena sekarang tengah terjadi recofusing anggaran. Ia tidak ingin menambah beban anggaran. Untuk itu, rumah dinas maupun mobil dinas yang selama ini dipakai bertugas, diserahkan dulu ke pemerintah daerah. "Kunci mobil akan diserahkan ke Bagian Umum Setda Kuningan. Begitu juga dengan rumah dinas, Saya serahkan,” tegasnya.

Terpisah, Kabag Umum Setda Kuningan, Ajie Prayogie Ibrahim saat dikonfirmasi mengaku telah menerima kunci mobil dinas Wakil Bupati Kuningan. Bahkan, Ia juga telah melaporkannya kepada Sekda Kuningan. “Tadi pagi, ajudan wakil Bupati datang ke saya untuk menyerahkan kunci mobil dinas,” terangnya.

Menyikapi kondisi ini, pemerhati Kebijakan Kuningan, Sujarwo mengungkapkan, dalam menjalankan roda pemerintahan, good will Bupati sangatlah diperlukan untuk menciptakan proporsionalitas perananan Wakil Bupati. Hal ini dilakukan guna menghindari pecah kongsi dalam masa jabatan.

“Kapasitas dan kapabilitas Wakil Bupati memang difungsikan untuk membantu Bupati. Sehingga, sudah seharusnya Bupati memiliki good will terhadap wakilnya untuk menempatkan fungsinya secara aktif dalam menjalankan roda pemerintahan. Sehingga, rasa sebagai ban serep dan tidak difungsikan, tidak terjadi,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing