• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Thu29102026

Last updateWIB3_ThuAMWIBE_October+0700ROctAMWIB_0AMthWIB1793240105+07:00ThuAMWIBE

Pemerintahan

HPSN 2022, DLHK Gelar Bimtek Sampah Pedesaan

Bimtek Pengolahan sampah Pedesaan.

Kuningan Terkini - Puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2022 tingkat Kabupaten Kuningan, di Hutan Desa Sayana, Kecamatan Jalaksana diisi dengan beragam kegiatan. Diantaranya, Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah Pedesaan, Uji Emisi Kendaraan, Bebersih secara masal dan penanaman pohon, Sabtu (05/03/2022).

Selain itu, dalam giat yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kuningan (DLHK), Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH memberikan penghargaan kepada Desa Tugu Mulya, Kecamatan Darma, sebagai desa inovasi daur ulang sampah plastik jadi papving block, sekaligus penyerahan Tempat Sampah Sedekah ASN kepada Perwakilan SKPD dan penerima penghargaan sekolah Adiwayata.

Menurut Kadis LH Kuningan, Ir. Wawan Setiawan, MT, meski rangkaian kegiatan HPSN belum selesai seluruhnya, seperti Bimtek Pengelolaan Sampah Pedesaan membutuhkan waktu sebab dilaksanakan sekabupaten. Yang penting mengikuti tema nasional dalam HPSN, yakni kelola sampah, kurangi emisi dan bangun proklim. “Semua kegiatan saling keterkaitan satu sama lain,” tegasnya.

Sementara, Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, SH, MH mengungkapkan, sampah menjadi salah satu sumber yang menyebabkan kondisi lingkungan menjadi menurun kualitasnya. Bukan hanya karena secara estetika, tetapi lebih penting lagi, karena sampah merupakan salah satu sektor sumber emisi GRK yang berbahaya bagi kerusakan atmosfer yang akan memberikan dampak buruk pada kehidupan masyarakat.

“Gerakan Nasional Pengendalian Perubahan Iklim menjadi sangat penting. Karena, Program Kampung Iklim (Proklim) ini, merupakan langkah strategis dalam membumikan isu global perubahan iklim menjadi aksi bersama di tingkat tapak. Aksi nyata Proklim dapat meluas hingga mencapai 20.000 spot proklim atau Desa Proklim pada tahun 2024.,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing