Pemerintahan
SIKIB Ajak Masyarakat Lakukan Penghijauan
- Details
- Published on Wednesday, 21 May 2014 22:34
- Written by Andry
- Hits: 43439
Kuningan (KaTer) - Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) II mengajak semua elemen masyarakat bangsa Indonesia khususnya di Kuningan untuk berpartisipasi melakukan penghijauan dalam mewujudkan Indonesia ramah lingkungan. Hal ini disampaikan Ketua SIKIB Ratna Djoko Suyanto di sela-sela melakukan penanaman pohon di kawasan Objek Wisata Waduk Darma Kabupaten Kuningan, Rabu (21/5/2014), sebagai Pencanangan Gerakan Indonesia Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapi dan Indah.
Hadir dalam kesempatan itu, Tutu Kuntoro (Pengawas SIKIB), Widodo AS (Pengawas SIKIB), Silvia Agung Laksono (Menko Kesra), Adelina Mangindaan (Mentri Perhubungan), Darma Petiwi, Pertamina dan beberapa pejabat SIKIB lainnya serta Kolonel Arm Benny Effendi S.Ip Korem 063. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Kuningan, Hj. Utje Ch Suganda, Komandan Kodim 0615 Kuningan Letkol Czi Dindin Kamaludin, Kapolres Kuningan AKBP. Harry Kurniawan dan sejumlah unsur SKPD Kuningan lainnya.
“Partisipasi dalam penghijauan selanjutnya harus dibarengi dengan melakukan pemeliharaan pohon tersebut, sehingga tumbuh menjadi besar. SIKIB selama ini ikut memberikan mendorong gerakan penghijauan pada fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, pinggiran kali dan objek wisata, supaya semuanya menjadi hijau dan bersih,” tutur Ratna kepada sejumlah awak media.
Ia mengingatkan, agar menghindari kerusakan lingkungan dan pelihara sanitasi dengan bagus serta mengelola sampah secara benar. Makanya, semua komponen bangsa harus terintegrasi dan saling bekerja sama. Karena masih ada fasilitas publik belum terpelihara dengan baik.
“Kita juga mengajak kepada generasi muda khususnya anak-anak sekolah untuk lebih peduli terhadap hidup sehat. Karena anak-anak adalah masa depan bangsa, mengingatkan juga untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan kesehatan,” ajaknya.
Diakhir perbincangan Ratna berharap, meski masa tugas di Kabinet SIKIB II sudah selesai, namun program semacam ini harus terus digalakan dan dipelihara. Karena, program ini banyak manfaatanya untuk masyarakat yang bisa dirasakan secara langsung.
“Apapun nanti nama kabinet kedepan, yang terpenting program harus tetap berjalan dan berlangsung secara berkesinambungan,” pungkasnya.(AND)






