• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Mon26102026

Last updateWIB3_SatPMWIBE_October+0700ROctPMWIB_0PMthWIB1792852863+07:00SatPMWIBE

Pendidikan

Kultum Bareng Kang Asep (3)

Ilustrasi

Langit Tak Bertiang

Kuningan Terkini - Dalam sejarah dunia yang panjang, manusia diuntungkan oleh sifat-sifat atmosfer dan kelebihannya tanpa menyadari rahasia di balik anugerah tersebut.

QS Al-Ra'd (13):2 Allah SWT berfirman "Allah yang meninggikan langit tanpa tiang......" Fakta bahwa langit memiliki atap yang terpelihara (Al-Anbiya : 32), langit bersifat mengembalikan dan memantulkan (At-Thariq : 11), bahwa ia terdiri dari lapisan-lapisan dan masing-masingnya memiliki fungsi tertentu (Al-Mulk : 3), dan bahwa penatalaksanaannya terjadi tanpa ada tiang yang menyangganya, semuanya ini keagungan ciptaan Allah.

Molekul gas yang terdapat di permukaan planet bergerak dengan kecepatan tinggi. Jika kekuatan gravitasi planet lebih besar dari gerakan ini, planet akan menarik molekul gas dan permukaan planet akan menyerapnya. Di lain pihak, jika molekul gas bergerak dengan lebih cepat dan dapat melepaskan diri dari gravitasi planet, maka mereka akan meneruskan perjalanannya di luar angkasa. Jadi, baik atmosfer maupun keseimbangannya ditentukan pada tahap setelah bumi diciptakan.

QS Ar-Rahman: 7 menegaskan "dan langit telah ditinggikan-Nya dan Dia ciptakan keseimbangan...." sangat serasi dengan pembentukan langit dan terciptanya keseimbangan setelah bumi terbentuk. Pembentukan molekul gas dalam bentuk atmosfer dan fiksasinya hanya dimungkinkan oleh ketentuan dari keseimbangan, keseimbangan antara gaya gravitasi dari bumi dan kecepatan gerak molekul gas.

Allah membuat keseimbangan yang tepat untuk meninggikan langit tanpa tiang penyangga. Bagaimanapun juga penciptaan ini harus berpasangan dengan hal-hal yang diperlukan untuk kesinambungannya.

Allah berfirman dalam QS Fathir: 41 "Sungguh, Allah yang menahan langit dan bumi agar tidak lenyap".

Keseimbangan ini tentu bergantung pada keselarasan dari berbagai hal. Keseimbangan panas di bumi sangat bergantung pada posisi bumi dengan matahari yang pada gilirannya akan mempengaruhi pergerakan molekul gas. Perputaran bumi merupakan faktor penting terhadap kesamaan panas.

Jika terjadi peningkatan kecepatan, atmosfer akan berhamburan. Sebaliknya jika terjadi pelambatan, keseragaman akan terganggu karena atmosfer akan diserap tanah.

Untuk mempertahankan atmosfer, perbedaan suhu antara katulistiwa dan kedua kutub serta rangkaian pegunungan seperti Himalaya, Taurus, dan Alpen yang mencegah akibat buruk yang disebabkan aliran angin juga sangat penting. Rangkaian pegunungan menyebabkan terjadinya pemeliharaan keseimbangan.

"Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti" (QS Al-Ra'd : 4).

Shadaqallahul 'adzim

Allahu a'lam bish-shawab

Penulis : Asep Sufyan Ramadhy SKed (Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan)

 

Add comment


Security code
Refresh


Fishing