Pendidikan
BNNK-Kemenpora, Gagas Pemuda Anti Narkoba
- Details
- Published on Wednesday, 10 August 2016 14:37
- Written by Nona Rizky
- Hits: 38859
Kuningan Terkini - Untuk mengurangi tingginya pengguna narkoba, Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olah Raga) RI bersama BNN Kuningan menggagas program Pemuda Anti Narkoba pemuda di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kabupaten Kuningan menjadi salah satu kabupaten dari 10 Kabupaten di wilayah Jawa Barat selain Majalengka, Cirebon, Karawang, Bandung, Garut, Ciamis, Tasikmalaya, Bogor dan Bekasi.
Program bertajuk Program Fasilitasi Program Pencegahan Bahaya Destruktif Narkoba Berbasis Pemuda Pedesaan di Kuningan telah dilaksanakan selama 3 hari yaitu sejak tanggal 5 sampai 7 Agustus 2016. BNNK Kuningan menerjunkan semua tenaga penyuluh dan tambahan untuk disebar ke 50 desa pada 10 Kecamatan (Subang, Cibingbin, Lebakwangi, Maleber, Garawangi, Kuningan, Cidahu, Mandirancan, Kramatmulya, Darma, dan Pasawahan).
Untuk tenaga penyuluh BNN, yang terjun ke lapangan antara lain Novy Khusnul Khotimah, Dedy Nuryadi, Juju Junaedi, Arip Budiarsa, Agus Mulya, Yogi Susandi, Sutardi, Yaya Sutarya, Taufik Suparman, Andri Nanlohi, Ade Cindra, Dias Primansyah, Mulia Mardhatillah, Nana Hendriyana, dan Mukdiana. Acara ini turut difasilitasi oleh KPMI (Komunitas Pemberdayaan Masyarakat Indonesia) sebagai panitia yang membantu pemuda anti narkoba didesanya masing-masing.
Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan, Agus Mulya saat memberikan penyuluhan mengatakan, untuk menambah wawasan terkait bahayanya narkoba, diharapkan pemuda anti narkoba untuk tidak segan-segan mengunjungi kantor BNNK Kuningan di Jalan Aruji Kartawinata No. 27.
“Para Pemuda anti narkoba bisa konsultasi dengan para penyuluh BNN. Seperti pengetahuan tentang beragam jenis narkoba, informasi rehabilitasi, dasar hukum tentang narkoba, termasuk teknik cara berkomunikasi yang efektif dalam menyampaikan bahaya narkoba ke masyrakat,” katanya kepada Kuningan Terkini, Selasa (10/8/2016).
Sementara, Kepala BNN Kabupaten Kuningan Guruh Irawan Zulkarnaen, S. STP, M.Si mengatakan, dirinya optimis, 1000 pemuda desa yang menerima penyuluhan ini bisa menularkan pengaruhnya kepada pemuda desa lain yang belum menerima penyuluhan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).
“Harapan menpora Imam Nahrawi terkait untuk mewujudkan target Zero Growth terhadap Narkoba, Insya Allah bisa terlaksana di Kabupaten Kuningan,” terangnya.(NonaRizky)





Comments
on building up new web site.
RSS feed for comments to this post