• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Wisata

Sat31102026

Last updateWIB3_FriPMWIBE_October+0700ROctPMWIB_0PMthWIB1793349150+07:00FriPMWIBE

Politik

Penyelenggara Pemilu Harus ‘Jaga Jarak’

Bimtek terkait pemungutan serta perhitungan suara

Kuningan (KaTer) - KPU Kuningan menghimbau kepada para penyelenggara pemilu untuk menghindari kedekatan dengan para Caleg. Hal itu dilakukan, supaya terhindar dari persepsi negatif yang muncul karena momentum politik. Demikian dikatakan Ketua KPU Kuningan, Hj Heni Susilawati saat memberikan sambutan pada acara konsolidasi dengan PPK dan Bimtek terkait pemungutan serta perhitungan suara di RM Lembah Ciremai belum lama ini, Selasa (4/2/2014).

“Selain jajaran KPU Kuningan, seluruh unsur penyelenggara tingkat bawah yakni panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS) tingkat desa hingga kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang dibentuk, harus bisa menjaga netralitas pemilu,” pintanya.

Sementara, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kuningan, Dadan Hamdani menambahkan, kedekatan yang dimaksud disini dalam tanda kutip, yaitu kedekatan yang mempunyai tujuan lain. Kedekatan secara manusia itu tidak bisa dihindari, entah itu karena kita berteman atau ada saudara yang memang ikut mendaftarkan sebagai Caleg pada pemilu nanti.

“Kedekatan disini artinya terdapat misi lain, yang dikhawatirkan ada niatan tertentu memanfaatkan kapasitas sebagai penyelenggara pemilu. Selain itu, untuk menghindari persepsi masyarakat dengan munculnya beragam opini yang menyudutkan para anggota penyelenggara pemilu ada ‘main mata’ dengan pihak-pihak Caleg yang berkepentingan menuju Gedung parlemen,” paparnya.

Penyelenggara pemilu kata Dadan, harus in parsial dan look in parsial. Harus kelihatan Netral dan memang benar-benar Netral, bukan sebaliknya dengan kelihatan netral tapi justru malah tidak netral. Tapi intinya, tidak mempunyai kepentingan politis terhadap salah satu Caleg manapun.

“Contohnya, kedekatan terhadap salah satu Caleg di depan umum, maka hal itu akan kelihatan kaya sudah tidak netral. Sekalipun, sebenernya sih tidak ada masalah, tapi untuk menghindari persepsi itu, maka penyelanggara pemilu harus bisa menjaga jarak dengan para caleg,” terangnya.(AND)

Add comment


Security code
Refresh


Fishing